Jember (beritajatim.com) – Fraksi Nasional Demokrat DPRD Jember, Jawa Timur, mengingatkan agar proyek infrastruktur tahun jamak sebesar lebih dari Rp 500 miliar dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2022 dilaksanakan dengan benar.
“Kami minta kepada organisasi perangkat daerah (OPD) teknis pelaksana kegiatan betul-betul serius mengawal, melaksanakanm serta mengawasi kegiatan. Tahun ini adalah tahun pertaruhan bagi bupati dan wakil bupati Jember,” kata David Handoko Seto, juru bicara Fraksi Nasdem, dalam pandangan akhir fraksi di Sidang Paripurna Penetapan Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2022, di gedung parlemen, Kamis (18/11/2021).
[berita-terkait number=”5″ tag=”dprd-jember”]
Nasdem meminta Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa sebagai pelaksana lelang kegiatan tersebut agar benar-benar selektif memilih calon pemenang. Menurut David, hendaknya pemenang berintegritas dan bonafit. “Tidak hanya mementukan calon pemenang berdasarkan penawaran harga terendah, tetapi benar-benar perusahaan yang qualified untuk mengemban amanah Pemerintah Kabupaten Jember yang menggunakan uang rakyat. Warning kami kepada OPD terkait: jangan sampai ada kamus gagal lelang, yang bisa berdampak kepada kepentingan yang sangat luas,” katanya.
David meminta agar para rekanan pemenang 34 paket kegiatan tersebut dihadirkan di gedung parlemen untuk melakukan paparan. “DPRD Jember juga ikut bertanggung jawab atas dilaksanakannya anggaran tersebut. Hal itu kami minta karena fungsi kami selain budgeting, menetapkan paraturan, juga melaksanakan pengawasan,” katanya.
“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Jember benar-benar menggunakan anggaran yang dirumuskan secara efektif, efisien, tepat sasaran, serta memperhatikan asas keadilan sehingga pembangunan dapat dilaksanakan secara merata di seluruh wilayah Kabupaten Jember,” kata David. [wir/kun]






