Gresik (beritajatim.com)– Mengawali tahun 2024 mutasi kembali dilakukan oleh Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani. Orang nomor satu itu, melakukan rotasi Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai dari pejabat tinggi pratama, administrator, pengawas, dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Total ada 130 pejabat yang dimutasi.
Pada tingkat pejabat tinggi pratama, ada 11 kepala dinas yang dirotasi, diantaranya, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Andhy Hendro Wijaya, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Agung Endro, Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) AM. Reza Pahlevi. Sementara jabatan Kepala Dinas Perhubungan yang masih kosong.
Selanjutnya Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Khusaini, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) M.Munir, Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja, Suprapto, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) AM.Sinaga, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Darmawan, Asisten Pembangunan dan Ekonomi, serta Asisten Administrasi Setda Kabupaten Gresik.
“Rotasi ini bukan hal yang baru, namun sebagai penyegaran. Karena 2024 kita mempunyai tantangan yang harus kita lewati. Tantangan ini akan semakin berat ketika bekerja sendiri. Ini merupakan upaya memaksimalkan kinerja seluruh OPD,” ujar Bupati Fandi Akhmad Yani, Selasa (2/01/2023).
Mantan Ketua DPRD Gresik itu menambahkan, tahun 2023 merupakan pelajaran yang harus kita petik. Maka di tahun 2024 harus lebih semangat dan lebih baik lagi. Semua harus fokus dalam melaksanakan tugas untuk melayani masyarakat Kabupaten Gresik.
“Saya menekankan kepada pejabat yang sudah dilantik dan diambil sumpahnya benar-benar menjalankan tugas dengan baik,” imbuhnya.
Bupati milenial itu berharap, pejabat yang sudah dilantik atau menempati jabatan baru, mampu melaksanakan tugas dengan baik. Selain itu mampu menciptakan inovasi dan terobosan terobosan untuk Gresik yang lebih baik.
“Para pejabat harus memenuhi kredibilitas dan mumpuni di bidangnya. Dan yang paling penting adalah mau dan mampu melaksanakan tugasnya,” ungkapnya.
Turut mendampingi bupati dalam mutasi itu, diantaranya Wabup Aminatun Habibah, Ketua DPRD Gresik M.Abdul Qodir, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman. [dny/aje]






