Mojokerto (beritajatim.com) – Angin puting beliung menerjang dua desa di Kabupaten Mojokerto, Senin (7/3/20212). Sebanyak 17 rumah warga mengalami kerusakan, 14 rumah di Desa Betro, Kecamatan Kemlagi dan tiga rumah di Desa Pakis, Kecamatan Trowulan.
Sesuai prakiraan cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda Sidoarjo dan pantauan SIMONA Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto terpantau berawan.
“Sekira pukul 16.00 WIB, di wilayah Kabupaten Mojokerto diguyur hujan dengan intensitas sedang-lebat yang disertai angin kencang sesaat,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kabupaten Mojokerto, Joko Supangkat.
Akibat angin kencang tersebut mengakibatkan beberapa atap rumah warga rusak di beberapa titik lokasi. Di Dusun Betro Timur, Desa Betro RT 3 RW 1, sebanyak lima rumah warga mengalami rusak ringan, tujuh rumah rusak sedang dan dua rumah mengalami rusak berat.
[berita-terkait number=”4″ tag=”puting-beliung”]
“Dua rumah mengalami kerusakan pada bagian teras depan yang terbuat dari asbes, rumah. Besok, rencananya warga akan melakukan kerja bakti di rumah warga yang mengalami rusak ringan. Untuk rumah warga yang rusak sedang dan berat, perangkat des setempat akan segera mengirimkan surat permohonan bantuan,” jelasnya.
Angin kencang juga terjadi di Dusun Bancang, Desa Pakis, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Ada tiga rumah terdampak, satu rumah mengalami kerusakan sedang dan dua rumah mengalami kerusakan berat. Tim BPBD langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan assessment.
“Tim juga melakukan pemantauan di lokasi terdampak angin kencang. Pemkab Mojokerto melalui BPBD memberikan bantuan berupa terpal di Dusun Betro, Desa Betro, Kecamatan Kemlagi Sebanyak 12 terpal dan di Desa Pakis, Kecamatan Trowulan sebanyak tiga terpal,” jelasnya. [tin/but]






