Tuban (beritajatim.com) – Kecelakaan lalu lintas melibatkan mobil operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di Jalan Prawirosadir, Desa Leran, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, Selasa (14/4/2026). Insiden ini mengakibatkan pasangan suami istri mengalami luka setelah sepeda motor yang mereka tumpangi tertabrak kendaraan tersebut.
Kendaraan operasional milik dapur Satuan Pelayan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sendang 2 Senori dengan nomor polisi B 9232 SCL itu dilaporkan menabrak pengendara motor bernama Rahmad (65), warga Desa Leran, yang saat itu membonceng istrinya menuju area persawahan.
Saksi mata di lokasi, Rofiudin, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi di ruas jalan antar desa yang menikung. Saat itu, mobil MBG melaju dari arah utara dan diduga berusaha menyalip dua kendaraan di depannya.
“Saat itu pengendara yang memboncengkan istrinya hendak menuju ke sawah dari arah selatan,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).
Namun, karena kondisi jalan menikung, dari arah berlawanan muncul sepeda motor korban yang berada di sisi pinggir jalan. Tabrakan pun tidak dapat dihindari.
“Saat itu saya berada di mushola dan melihat kejadian bersama warga sekitar yang hendak menjalankan ibadah sholat, jadi berhamburan mendatangi lokasi untuk memberikan pertolongan,” imbuhnya.
Insiden tersebut sempat memicu ketegangan di lokasi. Warga sekitar tersulut emosi terhadap sopir mobil MBG karena diduga melakukan manuver menyalip di tikungan. Beruntung, situasi berhasil diredam oleh perangkat desa setempat.
Warga lainnya, Bait, yang turut membantu proses evakuasi korban menyebut kondisi keduanya cukup serius, terutama istri Rahmad.
“Yang perempuan luka parah di kedua kaki. Suaminya mengalami luka bagian dalam,” jelasnya.
Kedua korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans milik Pemerintah Desa Leran dan dilarikan ke Rumah Sakit Graha Husada Singgahan untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Sementara itu, kondisi mobil MBG mengalami kerusakan pada bagian depan. Bumper terlihat ringsek dan kaca kendaraan retak akibat benturan.
Kasi Humas Polres Tuban IPTU Siswanto saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya telah melakukan pengecekan di Polsek Senori.
Namun hingga Rabu (15/4/2026), kepolisian belum memberikan keterangan resmi lebih lanjut terkait kronologi lengkap maupun penanganan hukum atas insiden tersebut. [dya/beq]






