Trenggalek (beritajatim.com) – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin alias MNA memimpin langsung proses peledakan tebing dan perbukitan Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan Bagong. Sempat terhenti karena ada penolakan warga akhirnya tahapan pembangunan bendungan kembali dilanjutkan.
“Saya tadi meninjau langsung SOP yang diterapkan oleh pihak ke-3 yang diterapkan oleh BBWS,” tutur Bupati Trenggalek kepada awak media, Rabu (26/8/2021).
Terus ada staf ahli dari Kementrian PUPR yang hadir menyaksikan, lanjut pria yang akrab disapa Gus Ipin itu menambahkan. “Terus saya tadi langsung memimpin peledakan dan disaksikan oleh warga dan semuanya berjalan dengan aman,” imbuh MNA.
MNA berharap SOP seperti ini jangan hanya dilakukan ketika bersama dia atau Fokopimda. “Tadi juga saya perintahkan untuk warga diberikan peredam suara. Biar bila dilakukan beberapa proses blasting, warga tidak terjadi kekagetan. Terus ada proses evakuasi pada radius yang aman, berjalan dengan baik,” katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”trenggalek”]
MNA senang karena warga memberikan restu terhadap proyek ini. “Semua saling mengayomi, warga juga mengayomi, lingkungan proyek pemerintah juga memfasilitasi. Hal yang teknis seperti lahan pemukiman kembali, tadi sudah dibicarakan dan semuanya sudah berproses,” tandasnya usai meninjau dan memimpin langsung peledakan tebing dan bukit proyek bendungan ini.
Didampingi Jajaran Forkopimda, suami Novita Hardini Mochamad itu juga sempat menemui warga usai proses peladakan. Sempat ada penolakan sebelumnya namun dengan penjelasan dan motivasindari pemimpin muda ini dan jajaran forkopimda, masyarakat mendukung proses pembangunan proyek strategis nasional tersebut. [nm/but]








