Surabaya (beritaajtim.com) – Menstruasi memang sudah menjadi bagian tak terpisahkan bagi perempuan. Sebab, menstruasi merupakan bagian dari siklus biologis pada perempuan.
Meski begitu, ada banyak mitos yang menyertai siklus bulanan pada perempuan ini. Dan kebanyakan dari mitos tersebut belakangan sudah terbukti salah. Terutama ketika ilmu pengetahuan semakin maju.
Berikut ini fakta-fakta mengenai mitos yang mengiringi menstruasi.
1. Siklus menstruasi harus 28 hari
Jangan termakan omongan orang lain, nyatanya siklus menstruasi setiap wanita itu berbeda-beda, dan tidak semuanya harus 28 hari. Tak perlu khawatir jika siklus kalian lebih pendek atau lebih panjang dari itu.
Karena normalnya, siklus menstruasi berkisar dari 21-35 hari. Ini dipengaruhi oleh banyak hal, seperti naik turun berat badan, stress, kepadatan aktivitas, pengobatan, dan lain-lain.
2. Menstruasi tidak teratur artinya mandul
Mitos ini berhasil membuat banyak perempuan merasa takut, apalagi terlah tersebar di berbagai kalangan dan generasi turun termurun. Faktanya, kabar tersebut tidaklah benar, menstruasi yang tak teratur bukan berarti tanda kemandulan.
Siklus haid sangat dipengaruhi oleh hormon dan gaya hidup seseorang. Meskipun begitu, yang sebenarnya terjadi saat haid tidak teratur adalah sulitnya menentukan masa subur sehingga kehamilan butuh ekstra usaha.
3. Dilarang keramas
Mitos yang juga banyak dipercaya oleh masyarakat adalah tidak boleh keramas selama menstrasi. Jika perlu pun harus menggunakan air hangat.
Awal mula mitos ini adalah tersebarnya kepercayaan bahwa pori-pori kulit kepala akan terbuka lebar selama menstruasi. Sehingga ketika keramas bisa menyebabkan sakit kepala.
4. Minum air dingin buat darah membeku
Kepercayaan lainnya adalah tentang konsumsi air dingin yang bisa membuat darah haid membeku. Akibatnya, membuat menstruasi terhambat karena dinding rahim mengeras.
Faktanya, minuman dingin tidak berpengaruh apapun pada kelancaran atau terhambatnya menstruasi seseorang. Hal ini karena haid berhubungan dengan sistem reproduksi wanita, sedangkan minum dan makan berhubungan dengan sistem pencernaan.
5. Minum soda bisa memperlancar menstruasi
Hampir sama dengan larangan minum air dingin, mitos ini tak bisa dibuktikan secara medis dan ilmiah. Pada dasarnya, makanan dan minuman yang dikonsumsi akan brejalan masuk ke lambung dan usus, sementara jalan proses terjadinya menstruasi berbeda.
6. Makan daging buat darah haid jadi bau
Kembali lagi, makanan yang kalian konsumsi sama sekali tidak memberi pengaruh terhadap siklus menstruasi kalian, termasuk aroma darah haid kalian. Padahal, saat menstruasi, kalian membutuhkan banyak kandungan zat besi untuk menggantikan zat besi dalam tubuh yang keluar bersama darah haid. Inilah mengapa kalian disarankan untuk mengonsumsi daging merah, agar fisik tetap kuat dan tidak terasa lemas.
Jika masih ada mitos diatas yang kalian percaya, ada baiknya untuk mencari tahu kebenarannya ya! [mnd/tur]






