Pasuruan (beritajatim.com) – Misteri penemuan mayat pria di saluran irigasi Desa Sukodermo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan akhirnya berhasil diungkap. Korban diketahui bernama Samsuri Eko Suhartono (38), warga Nglames, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun.
Tim gabungan dari Polsek Purwosari, Polres Pasuruan, dan Polda Jawa Timur bergerak cepat menindaklanjuti kasus tersebut. Hanya dalam hitungan jam sejak laporan penemuan, polisi berhasil menangkap tiga orang pelaku pada Jumat malam (18/7/2025).
Ketiga pelaku yang ternyata merupakan teman dekat korban ditangkap di lokasi berbeda, namun masih dalam wilayah Jawa Timur. Motif pembunuhan diduga berkaitan dengan persoalan pribadi antara pelaku dan korban.
“Alhamdulillah berhasil diungkap, ada tiga orang pelaku yang sudah kami amankan, mereka teman korban,” ujar Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Adimas Firmansyah, Sabtu (19/7/2025).
Ketiganya saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Pasuruan. Polisi masih mendalami peran masing-masing pelaku dan motif di balik pembunuhan tersebut. Sejumlah barang bukti juga telah diamankan dari lokasi kejadian serta tempat penangkapan.
“Akan dilakukan penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap secara lengkap tindak pidana yang dilakukan oleh para pelaku,” tambah Adimas.
Sebelumnya, warga sekitar digegerkan oleh penemuan jasad pria tanpa identitas yang mengapung di saluran irigasi desa. Korban ditemukan dengan luka tusuk di bagian belakang leher dan tubuh penuh memar, memunculkan dugaan kuat bahwa korban merupakan korban pembunuhan.
Proses evakuasi jasad korban menarik perhatian warga yang biasa melintasi jalur pertanian tersebut. Jenazah kemudian dibawa ke RS Pusdik Watu Kosek untuk dilakukan otopsi oleh tim forensik.
Kasus ini menjadi perhatian masyarakat karena lokasi kejadian berada di jalur pertanian yang sering dilewati petani. Warga berharap aparat kepolisian dapat mengungkap motif sebenarnya secara tuntas agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari. [ada/beq]






