Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC bakal memiliki misi mustahil saat melawan Svay Rieng , pada laga Leg 2 babak Semifinal AFC Challenge League 2025, di Stadion Joko Samudro Gresik, Kamis (17/4/2025) besok.
Pada laga yang dijadwalkan kick off pukul 15:30 WIB, Laskar Sape Kerrab wajib membalikkan defisit 3 gol dari Svay Rieng, akibat kekalahan 3 gol tanpa balas pada laga leg pertama, di Stadion Marodok Techno, Phnom Pen, Kamis (10/4/2025) lalu.
Guna merealisasikan misi mustahil tersebut bukan sekedar bermain ciamik, namun mereka harus bekerja ekstra keras, dan tentunya sebuah keberuntungan dalam bingkai keajaiban menuju laga puncak ajang internasional level Asia.
“Ya kita tahu bahwa minimal harus cetak 4 gol untuk sampai ke final (AFC Challenge League), dan kami tetap yakin mempu membalikkan keadaan (tertinggal 3 gol),” kata Pelatih Madura United FC, Angel Alfredo Vera, Rabu (16/4/2025).
Selain itu, pihaknya juga menginstruksikan pemainnya untuk tampil dengan mendominasi pertandingan. “Namun tidak kalah penting, kita harus bisa cetak gol dan memenangi pertandingan,” ungkap juru taktik berkebangsaan Argentina.
“Artinya kalau mereka (Svay Rieng) bisa cetak 3 gol di kandang sendiri, kenapa kita tidak bisa melakukan hal yang sama. Apalagi pada laga terakhir di Gresik, kita juga punya rekam jejak yang bagus,” tegasnya.
Tidak hanya itu, pihaknya juga meminta Lulinha dan kawan-kawan, agar selalu menjaga ketenangan guna merealisasikan misi mustahil. “Itulah sepak bola, terpenting adalah mentalitas kita,” tegasnya .
“Dari itu, kita harus bisa (bermain) enjoy, walau apapun yang terjadi kita harus berikan segalanya. Kita bisa main dengan hati, dengan tenang,” pungkasnya. [pin/ian]






