Surabaya (beritajatim.com) – Apakah Anda termasuk orang yang senang memelihara kucing? Jika ya, Anda harus perhatikan beberapa penyakit bahaya yang dapat menyerang kucing Anda.
Selain memperhatikan makanan serta bak pasir tempat membuang kotoran, Jika Anda memelihara kucing, Anda juga harus memperhatikan kesehatan mereka. Tanpa disadari beberapa kucing terinfeksi virus serius yang menyebabkan mereka cepat mati. Berikut ini beberapa penyakit yang dapat menyerang kucing peliharaan Anda seperti dilansir dari Animalplanet, (19/8/2021):
[berita-terkait number=”5″ tag=”merawat-kucing, kucing”]
Leukimia
Tak hanya manusia, kucing juga dapat terserang penyakit ini. Namun leukemia pada kucing biasanya menyebar melalui urin, cairan hidung dan air liur. Leukimia dapat menular melalui gigitan, berbagi mangkuk makanan dan air yang sama, serta hidup bersama. Induk kucing dapat menularkan penyakit ini kepada anak kucingnya, dan anak kucing lebih mungkin tertular penyakit ini daripada kucing dewasa.
FIV
Penyakit ini disebabkan oleh virus bernama feline immunodeficiency virus. Berbeda dengan HIV yang menyerang manusia, kontak seksual bukanlah faktor utama dalam menularkan virus FIV. Penyakit ini menyebar lewat luka gigitan. Biasanya kucing jantan paling rentan terhadap infeksi virus ini.
Gagal Ginjal
Gagal ginjal menjadi penyakit yang sering menyerang kucing tua. Penyebabnya karena usia, genetika dan faktor lingkungan seperti menelan zat beracun. Gagal ginjal pada kucing dapat terjadi dalam dua bentuk, yakni akut atau kronis. Gagal ginjal akut dikaitkan dengan berhentinya fungsi ginjal secara tiba-tiba, sedangkan gagal ginjal kronis terjadi akibat penurunan fungsi ginjal yang progresif.
Distemper
Penyakit ini menyerang saluran usus kucing dan sistem kekebalan mereka. Kucing yang menderita distemper sering mengalami diare, muntah, dehidrasi, kekurangan gizi dan anemia. Gejalanya meliputi depresi, kehilangan nafsu makan, lesu, dan sering menggigit ekor dan kaki belakang. Seorang dokter hewan dapat mendiagnosis penyakit yang menyerang kucing ini melalui tes tinja dan darah.
Rabies
Tidak hanya terjadi pada anjing, rabies juga dapat menyerang kucing. Menurut The Merck Veterinary Manual, di Amerika Serikat, kucing dilaporkan lebih sering terkena rabies daripada hewan peliharaan lainnya. Rabies pada kucing menjadi penyakit yang berbahaya karena dapat menular pada manusia. Penyakit ini biasanya menyebar ke kucing melalui gigitan dari hewan liar. Rabies pada kucing dapat melemahkan dan menyerang sistem saraf. [rsf/bjo]






