Surabaya (beritajatim.com) – Bagi orang tua, melihat anak lahap makan merupakan kebahagiaan tersendiri. Namun, kekhawatiran kerap muncul ketika anak lebih memilih mie instan dibandingkan nasi atau sayur. Hal ini yang melatarbelakangi Cipto Suwarno Kurniawan, Owner Omieku Food, untuk menciptakan mie instan sehat bernama Ayumie.
Berawal dari hobi makan mie anaknya, Cipto tergerak untuk menghadirkan mie instan yang tidak hanya disukai, tetapi juga bergizi dan aman untuk dikonsumsi. Dibutuhkan waktu empat tahun baginya untuk mengembangkan formula mie sehat tanpa MSG, pengembang buatan, dan bahan pewarna.
“Ide awalnya dari anak saya sendiri yang kalau makan nasi bisa 15 menit sendiri, tapi kalau makan mie hanya 5 menit. Sebagai orang tua saya tentunya berpikir bagaimana memberikan makanan yang disukai tapi tetap sehat. Akhirnya dilakukan riset dan munculah Ayumie dengan varian goreng dan goreng pedas,” ungkap Cipto yang akrab disapa Wawan.
Ayumie diolah dengan proses pengeringan atau oven dan tanpa penggorengan, sehingga menghasilkan tekstur mie yang kenyal dan rasa yang gurih alami. Mie ini diperkaya dengan berbagai vitamin dan mineral yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak.
Cipto menambahkan, bagi orang tua yang ingin memberikan mie sehat untuk anak, tambahkan selalu sayur dalam penyajiannya. Hal ini untuk memastikan kebutuhan karbohidrat dan serat bagi anak terpenuhi.
Lebih lanjut, Cipto juga menekankan pentingnya menyeimbangkan asupan gizi anak dengan kegiatan positif. “Banyak anak-anak yang suka makan mie ketimbang makan nasi atau sayur. Ini menjadi PR bagi orang tua untuk memilih mie sehat tapi tetap enak,” tandasnya.
Selain memperkenalkan mie sehat Ayumie, Omieku Food juga menggelar event Jawa Pos Edu Fun 2024. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak dan menyadarkan orang tua akan pentingnya memilih makanan sehat bagi anak.
Salah satu kegiatan dalam event ini adalah lomba menghias mangkok Ayumie. “Karena kami hadir untuk anak-anak. Jadi kami ingin melibatkan anak-anak untuk desain produk kemasan kedepannya lewat lomba menghias mangkok tersebut,” tutup Cipto. [way/beq]






