Surabaya (beritajatim.com) – Mie instan Indonesia jadi makanan favorit di sejumlah negara. Apapun mereknya, salah satunya Mie Sedaap yang diproduksi Wings Food.
Sayangnya, ada kabar kurang mengenakkan dari Taiwan. Negara itu melarang masuk dan memperjualbelikan Mie Sedaap.
Dikutip dari world of buzz, Bea Cukai Taiwan mencegat kiriman berisi barang dari Indonesia dan Malaysia. Sebabnya, Food and Drug Administration (FDA) Taiwan menemukan barang impor tersebut mengandung residu pestisida dan pengawet yang berlebihan.
Dalam laporan mingguannya, FDA Taiwan telah memblokir beberapa item. Lima di antaranya dari Indonesia, dan satu item dari Malaysia. Lima item dari Indonesia termasuk merek mie instan terkenal Mie Sedaap dalam lima rasa yang berbeda yaitu:
Mie Sedaap cup (sup ayam),
Mie Sedaap cup (baso spesial),
Mie Sedaap cup (ayam pedas Korea kering),
Mie Sedaap cup (sup ayam pedas Korea),
dan Mie sedaap (sup pedas & asam).
FDA telah menemukan Ethylene oxide (pestisida) berlebihan dalam barang-barang tersebut.
“Sisa pestisida kemungkinan besar ditemukan dalam paket bumbu dan bawang merah/bawang kering yang disediakan dari paket mie,” kata pejabat FDA Taiwan.
Semua pengiriman yang berisi mie Mie Sedaap dari Indonesia telah ditolak dan dikembalikan, bersama dengan laporan kepada eksekutif puncak perusahaan. Mengenai barang yang diimpor oleh Malaysia, diketahui bahwa barang tersebut adalah pasta tomyam vegetarian. Item ditolak karena jumlah pengawet yang tidak biasa.
Mengingat jumlah kontaminasi yang sangat besar, FDA Taiwan menyebutkan, “Pejabat bea cukai akan meningkatkan cek impor mereka dari 5 persen menjadi 20 persen.”
FDA Taiwan mengatakan dalam laporan impor makanan terdapat 19 pengiriman yang ditolak oleh otoritas bea cukai, termasuk 7 pengiriman mi instan yang secara total mencapai 4.431 kg. FDA kini menahan kapal pengangkut mie instan dari Indonesia.
“Di antara kapal niaga yang ditolak masuk tersebut mengangkut 4.074,4 kilogram Mie Sedaap dari Indonesia kemasan cup dan 327,6 kilogram. Lucky Me dari Filipina kemasan cup yang semuanya diimpor oleh ELOM Group Company dari Taiwan.” [adg/beq]






