Surabaya (beritajatim.com) – Meski kalah 2-3 dari Chelsea, Real Madrid memastikan tiket ke semifinal Liga Champions. Madrid unggul agregat 5-4 atas The Blues. Keunggulan Madrid itu tidak akan terjadi tanpa gol penting dari sang kapten, Karim Benzema.
Pada laga leg kedua perempat final Liga Champions di Santiago Bernabeu, Rabu (13/4) dini hari WIB, keadaan begitu dramatis. Madrid yang menang 3-1 atas Chelsea di Stamford Bridge, dipaksa tertinggal tiga gol lebih dulu di depan pendukungnya sendiri.
Di awal laga, Chelsea lebih banyak tampil menekan, anak asuh Tuchel bahkan unggul dari segi penguasaan bola. Di menit ke-15, Chelsea sudah mampu membuat gol. Melalui umpan dari Timo Werner, Mason Mount lalu melepaskan tembakan keras dari dalam kotak penalti untuk menaklukan Thibaut Courtois.
Gol itu meningkatkan semangat para pemain Chelsea. Skuad yang dimotori N’golo Kante terus melancarkan tekanan, beruntung bagi Madrid gawang mereka belum kebobolan lebih banyak di babak pertama. Skor 1-0 bertahan hingga jeda.
Gol kedua yang diharapkan Chelsea baru tercipta di menit ke-51. Sepak pojok Mount disambut sundulan Antonio Rudiger ke sisi kiri gawang. Sundulan itu tak mampu diantisipasi oleh penjaga gawang Madrid, skor menjadi 2-0.
Sebelas menit berlalu, Chelsea sebenarnya bisa unggul 3-0, lewat gol yang dicetak Marcos Alonso. Namun, gol tersebut dianulir oleh wasit sebab bola lebih dulu mengenai tangan Alonso sebelum bola ditendang dan tercipta gol ke gawang Madrid.
Akhirnya di menit ke-75, Chelsea yang tampil dominan bisa unggul 3-0 atas Madrid. Timo Werner mencetak gol dari dalam kotak penalti usai mengelabui dua pemain El Real.
Tak mau malu di depan publik sendiri, Madrid coba keluar dari tekanan. Akhirnya di menit ke-80, anak asuh Carlo Ancelotti bisa mencetak gol yang membuat skor menjadi 1-3. Umpan berkelas Modric mampu disontek Rodrygo untuk menggetarkan gawang yang dikawal Eduardo Mendy.
Skor 3-1 bagi keunggulan Chelsea atas Madrid tidak berubah hingga babak kedua berakhir. Skor itu memaksa laga harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu, karena agregat sama kuat (4-4).
[berita-terkait number=”3″ tag=”sepakbola”]
Pada babak perpanjangan waktu pertandingan inilah Karim Benzema lagi-lagi hadir bak malaikat penyelamat. Perpanjangan waktu pertandingan memang berjalan sengit. Namun, Madrid lebih efektif memanfaatkan peluang jadi tim yang bisa mencetak gol.
El Real berhasil membobol gawang Chelsea lewat sundulan dari Benzema. Ia menerima umpan cungkil Vinicius Junior dan mengubah skor jadi 2-3 di menit ke-96. Skor 3-2 bagi kemenangan Chelsea bertahan hingga laga berakhir. Meski kalah dari Chelsea, Madrid lolos ke semifinal sebab unggul agregat 5-4. (dan/ian)






