Banyuwangi (beritajatim.com) – Merdeka Copper Gold (MDKA) merayakan Hari Perempuan Internasional dengan bangga atas kontribusi para pekerja perempuannya dalam mendorong bisnis yang kokoh dan berkelanjutan.
Merdeka mematahkan stigma bahwa sektor tambang hanya untuk laki-laki. Saat ini, 796 perempuan (sekitar 11% dari total karyawan) bekerja di Merdeka, termasuk di level manajerial. Contohnya, 120 perempuan di Operasi Tambang Tembaga Wetar mengoperasikan 100% haul truck. Program Green Operator di Tambang Tujuh Bukit Banyuwangi juga menghasilkan mayoritas perempuan sebagai operator alat angkut berat.
Merdeka berkomitmen pada prinsip kesetaraan gender dan membuka peluang kerja yang setara bagi perempuan dan penyandang disabilitas.
Rangkaian Acara Inspiratif untuk Hari Perempuan Internasional
Merdeka menggelar berbagai acara untuk Hari Perempuan Internasional 2024 dengan tema “Inspire Inclusion”:
- Bazaar UMKM dan Workshop Keterampilan (7-8 Maret 2024): Mendukung UMKM milik karyawan dan difabel, berkolaborasi dengan Setara Berdaya dan Precious One.
- Diskusi Hari Perempuan Internasional (8 Maret 2024): Bersama Komnas Perempuan RI, dengan tema “Pemberdayaan Perempuan dan Mendorong Inklusivitas untuk Perekonomian Berkelanjutan”.
Fasilitas dan Kebijakan Ramah Perempuan dan Difabel
Merdeka terus mengembangkan kebijakan dan fasilitas untuk menjadi tempat kerja yang aman dan nyaman bagi semua karyawan, termasuk perempuan dan difabel. Fasilitas yang tersedia:
- Ruang laktasi yang nyaman
- Cuti haid selama 2 hari
- Posisi operator perempuan di site
- Whistleblowing system yang dikelola oleh PWC
“Kedepannya Merdeka akan terus mengembangkan kebijakan dan fasilitas sehingga Merdeka dapat menjadi tempat kerja yang aman dan nyaman bagi seluruh karyawan, terutama perempuan dan difabel. Sejauh ini, kami sudah memfasilitasi karyawan dengan ruang laktasi yang nyaman, adanya cuti haid selama 2 hari, posisi operator perempuan di site serta adanya whistleblowing system yang dikelola secara profesional oleh konsultan independen, Price Waterhouse Coopers (PWC), yang dirancang khusus apabila terjadi pelanggaran di tempat kerja kami,” jelas Director of Human Resources,
Titien Supeno.[rea]






