Bangkalan (beritajatim.com) – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno meresmikan program santri digitalpreneur di Pondok Pesantren (Ponpes) Syaikhona Moch Kholil, Bangkalan, Jumat (14/7/2023).
Dalam kesempatan tersebut, Sandiaga mengatakan bahwa program santri digitalpreneur merupakan peluang untuk menciptakan lapangan kerja dan wirausaha. “Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat mewujudkan 4,4 juta lapangan kerja baru di tahun 2024 nanti,” kata Sandiaga.
Ia juga mengatakan bahwa program santri digitalpreneur diharapkan dapat membuat santri bersaing di dunia global. “Pondok Pesantren Syaikhona Moch Kholil ini memberikan motivasi dan inspirasi bagi santri untuk bisa mendunia melalui program santri digitalpreneur ini,” ujarnya.
Baca Juga: Menparekraf Sandiaga Uno Deklarasikan Atlas Beach Fest Karya Indonesia Beach Club Terbesar di Dunia
Selain mengunjungi Ponpes Syaikhona Moch Kholil, Sandiaga Uno juga melakukan kunjungan ke DPC PPP Bangkalan untuk melakukan peletakan batu pertama pembangunan kantor baru DPC PPP Bangkalan.
Sebagai informasi, program santri Digital Preneur Indonesia merupakan kegiatan yang diadakan oleh Kemenparekraf sebagai wadah pelatihan dan peningkatan kapasitas santri dan generasi milenial dalam menghadapi tantangan industri digital kreatif.
Berikut adalah beberapa hal yang dipelajari oleh santri dalam program santri digitalpreneur:
Kewirausahaan
Pemasaran digital
Desain grafis
Animasi
Video editing
Fotografi
Teknologi informasi
Dengan mengikuti program santri digitalpreneur, santri diharapkan dapat menjadi wirausahawan yang sukses dan dapat bersaing di dunia global. (sar/ted)






