Surabaya (beritajatim.com) – Banyuwangi, salah satu kota yang terletak di ujung timur Pulau Jawa, kini semakin ramai dibicarakan sebagai salah satu destinasi wisata yang wajib masuk daftar kunjungan.
Kota ini menawarkan beragam keindahan alam yang lengkap dan indah mulai dari deretan pegunungan yang sejuk, pantai-pantai eksotis dengan pasir putihnya. Tidak heran jika kota Banyuwangi berhasil menarik perhatian para wisatawan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.
Dari sekian banyak tempat menarik yang bisa dikunjungi, ada dua lokasi wisata yang sering kali jadi andalan dan perbincangan wisatawan, yaitu:
1.Taman Nasional Baluran
Taman Nasional Baluran, yang dikenal sebagai “Africa van Java”, menyuguhkan savana luas mirip Afrika langka di Indonesia. Terletak di perbatasan Banyuwangi dan Situbondo, kawasan ini jadi rumah bagi banteng, rusa, merak, dan satwa liar lainnya.
Spot favoritnya adalah Savana Bekol, padang rumput luas yang jadi latar sempurna buat foto. Selain itu, ada juga hutan mangrove dan Pantai Bama yang masih alami.
Waktu terbaik ke Baluran adalah saat musim kemarau, saat rumput menguning keemasan dan suasana makin mirip Afrika. Cocok banget buat pecinta alam, foto, dan petualangan.
2.Hutan De Djawatan
Di sisi lain Banyuwangi, ada juga destinasi yang nggak kalah unik Hutan De Djawatan di Kecamatan Cluring. Dulu kawasan ini milik Perhutani, tapi sekarang dibuka jadi tempat wisata yang makin hits. Daya tarik utamanya adalah deretan pohon trembesi raksasa yang tumbuh rapat dan membentuk lorong-lorong hijau alami kesannya seperti masuk ke dunia fantasi.
Banyak yang bilang suasananya mirip hutan dalam film The Lord of the Rings atau Harry Potter, apalagi saat pagi hari saat kabut tipis mulai turun. Mistis tapi adem dan tenang.
De Djawatan juga jadi spot favorit untuk foto-foto, syuting, sampai nongkrong santai. Ada jalur pejalan kaki, tempat duduk, dan panggung terbuka untuk pertunjukan seni. Cocok banget buat refreshing bareng teman atau keluarga.
Meskipun keduanya menawarkan nuansa yang sangat berbeda yang satu terbuka luas seperti savana di Afrika, sementara yang lain teduh dan rimbun seperti hutan dalam cerita dongeng namun keduanya sama-sama menyuguhkan keindahan alam yang luar biasa dan pengalaman yang tak terlupakan bagi siapa saja yang datang. [aje]






