Surabaya (beritajatim.com) – English Premier League merupakan salah satu liga terbaik di dunia. Persaingan yang ketat antar klub, gengsi yang luar biasa di antara fans, serta segenap fakta yang ada di dalamnya. Fakta menariknya bahwa EPL ternyata tidak mengenal hari libur natal.
Termasuk laga yang terjadi pada tanggal 26 Desember sering dikenal sebagai Boxing Day. Boxing Day sebenarnya punya sejarah panjang di kompetisi Liga Inggris. Boxing Day ini akan jatuh pada tanggal 26 Desember setiap tahun atau sehari setelah hari Natal.
Di Inggris sendiri, Boxing Day ditetapkan sebagai hari libur nasional sejak tahun 1871. Andai saja hari itu jatuh pada hari Sabtu atau Minggu, maka hari liburnya akan bergeser pada Senin atau Selasa di minggu depannya.
Nama boxing day sendiri lahir dari tradisi keluarga kaya raya Inggris yang dahulunya sering mengemas hadiah di dalam box untuk para pelayan. Lalu, para pelayan tersebut akan membagikan hadiah itu ke keluarga mereka masing-masing.
Berbeda dengan zaman sekarang, sepakbola di Liga Inggris pada zaman dulu dimainkan bertepatan dengan hari Natal. Alasannya karena hari libur dan ada tradisi acara untuk kelas pekerja.
Namun, lama kelamaan tradisi itupun mulai memudar seiring berjalan nya waktu. Ada beberapa faktor yang menyebabkan hal ini bisa terjadi. Terutama karena Hari Natal semakin dipandang sebagai hari bersama keluarga.
Di samping itu, transportasi publik di Inggris juga semakin terbatas. Hasilnya, pertandingan terakhir Inggris yang dimainkan di hari Natal terjadi pada tahun 1957. Setelah itu, Boxing Day pun diterapkan pihak liga hingga saat ini.
Meski berada di tengah ancaman virus Covid-19, musim ini Boxing Day tetap diadakan dengan beberapa penundaan untuk klub. 26 desember lalu, ada 6 pertandingan
yang telah dimainkan di English Premier League. Diantaranya ada West Ham melawan Southampton, Spurs berjumpa Crystal Palace, Norwich vs Arsenal, Man City vs Leicester, Aston Villa vs Chelsea, dan Brighton vs Brentford. [dan/esd]






