Bojonegoro (beritajatim.com) – Mbah Harjo Kardi Sesepuh Sedulur Sikep di Kabupaten Bojonegoro tutup usia. Kabar duka meninggalnya sesepuh penganut ajaran Samin Surosentiko itu sekitar pukul 14.00 WIB, Sabtu (27/05/2023).
Salah seorang kerabat keluarga duka, Burhanuddin mengatakan, kondisi kesehatan Mbah Harjo sebelum tutup usia memang sedang sakit. Generasi keempat Samin Surosentiko itu sempat dirawat di rumah sakit.
“Iya benar, Mbah Harjo Kardi sedo (meninggal dunia),” ujarnya sebelum ia berangkat takziah ke rumah duka yang ada di Dusun Jepang, Desa/Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro.
Mbah Harjo merupakan, ketua Masyarakat Adat Samin Bojonegoro. Masyarakat Samin menyebut dirinya sebagai Sedulur Sikep. Ajaran yang diugemi Samin sampai sekarang adalah membangun kerukunan dan gotong royong antarsesama.
https://beritajatim.com/berita-redaksi/hut-beritajatim-dan-harapan-besar-di-usia-17-tahun/
Sesuai dengan nilai-nilai ajaran Samin Surosentiko, bersama-sama dan tidak membeda-bedakan (sami-sami). Dalam bermasyarakat Samin memiliki ugeman atau pegangan yakni, jujur, sabar, srokal (terus berusaha), neriman (menerima keadaan). Tidak iri dengki dan bicara yang jujur. [lus/but]






