Surabaya (beritajatim.com)– Masker berlapis tebal semakin populer karena kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan pernapasan. Namun, apakah benar masker berlapis-lapis itu lebih efektif untuk melindungi Anda? Atau hanya membuat penggunanya tidak nyaman? Untuk meningkatkan kegunaan memakai masker yang tepat, mari membahas manfaat dan keampuhannya secara menyeluruh.
Masker berlapis tebal, seperti masker tiga lapis yang sekarang populer, dimaksudkan untuk memberikan perlindungan maksimal terhadap partikel berbahaya yang dapat masuk melalui mulut dan hidung. Pada masker, ada beberapa lapisan yang melakukan berbagai tugas. Lapisan luar menahan droplet dan cairan dari luar, lapisan tengah menyaring partikel virus dan bakteri, dan lapisan dalam menyerap kelembapan dari napas kita untuk membuatnya nyaman dipakai.
CDC Amerika Serikat menyatakan bahwa penggunaan masker rangkap dapat menurunkan risiko tertular hingga 90 persen! Ini karena lapisan kain yang lebih banyak dapat menyaring partikel kecil penyebar penyakit. Misalnya, jika masker bedah yang biasanya longgar dilapisi dengan masker kain, perlindungan mereka meningkat 96,4 persen karena celah masuk udara yang tidak tersaring berkurang.
Masker berlapis tidak hanya memberikan perlindungan, tetapi juga mencegah debu dan polusi yang dapat mengiritasi saluran pernapasan dan mempertahankan kelembapan kulit di sekitar mulut dan hidung. Oleh karena itu, penting untuk memilih masker yang pas dan terbuat dari bahan yang lembut.
Masker berlapis tebal bukan hanya trend atau gaya, tetapi juga melindungi Anda dari virus dan polusi. Agar aktivitas sehari-hari tetap lancar dan sehat, jangan lupa untuk tetap memakai pakaian yang benar dan menggunakan bahan yang nyaman. Dengan masker yang tepat, perlindungan terbaik pun tidak mustahil. Untuk melindungi diri sendiri dan orang lain, mulailah menggunakan masker rangkap dengan bijak. (Imelda Faizza)






