Blitar (beritajatim.com) – Sejak hari pertama kampanye pada Rabu (25/9/2024), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar langsung melakukan pembersihan baliho program yang ada fotonya Bupati Blitar, Rini Syarifah.
Langkah ini diambil Pemkab Blitar lantaran Rini Syarifah telah cuti dan memutuskan kembali maju di Pilkada 2024 ini.
Pembersihan baliho program yang ada foto Mak Rini (sapaan akrab Bupati Blitar) ini sesuai dengan imbauan dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Blitar. Dimana sebelumnya Bawaslu Kabupaten Blitar mengimbau kepada Pemkab Blitar untuk membersihkan setiap baliho program yang ada gambar calon petahana.
“ Sejak kemarin sudah mulai dilakukan pembersihan, karena banyak jumlahnya tidak bisa dalam satu waktu kita lakukan, karena petugas juga terbatas,” ucap Kepala Dinas Kominfotiksan Kabupaten Blitar Herman Widodo, Kamis (26/9/2024).
Pemerintah Kabupaten Blitar juga membantah isu yang dihembuskan bahwa pihaknya sengaja membiarkan baliho bergambar calon petahana. Menurutnya pembersihan baliho akan terus dilakukan melalui OPD yang memiliki dan memasang baliho tersebut.
“ Jumlahnya banyak mas, makanya kami lakukan pembersihan melalui OPD masing-masing, keterbatasan petugas juga jadi kendala kenapa ini tidak bisa dilakukan dalam satu waktu,” tegasnya.
Sebelumnya Bawaslu Kabupaten Blitar meminta seluruh instansi menurunkan seluruh baliho yang memuat petahana yang mencalonkan diri pada Pemilihan Serentak Tahun 2024. Masrukin, anggota Bawaslu Kabupaten Blitar yang membidangi divisi penanganan pelanggaran dan data informasi, mengatakan pihaknya telah melayangkan surat imbauan bernomor 283/PM.00.02/K.JI-03/09/2024 pada 23 September 2024 kepada 31 instansi di lingkup Pemerintah Kabupaten Blitar.
“Intinya, kami meminta kepada seluruh instansi untuk menurunkan baliho sosialisasi program pemerintah yang memuat petahana yang mencalonkan lagi,” kata Masrukin.
Terkait masih adanya baliho yang terpasang hingga sekarang, Bawaslu Kabupaten Blitar akan menerjunkan Panwascam dan berkoordinasi dengan OPD terkait untuk melakukan penurunan, utamanya yang berukuran kecil dan berada di daerah terpencil. Sejatinya pembersihan baliho ini memang tidak bisa dilakukan dalam satu waktu, pasalnya Kabupaten Blitar memang memiliki 22 kecamatan yang jumlah balihonya tentu cukup banyak.
“ Besok sekalian teman-teman Panwascam membersihkan yang kecil-kecil,” tegasnya. (owi/ted)







1 Komentar
Ini gambar baliho aja bohong..
Baliho duren Blitar bukan seperti itu 🤣🤣