Kediri (beritajatim.com) – Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, secara resmi mengukuhkan 75 Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kediri 2024 dalam sebuah upacara seremonial yang digelar di Pendopo Panjalu Jayati pada Kamis (15/8/2024).
Para Paskibraka ini akan bertugas dalam upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ke-79 yang akan diadakan di Lapangan Canda Bhirawa Pare.
“Secara resmi, saya mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Kabupaten Kediri 2024 yang akan menjalankan tugas pada upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ke-79 di Lapangan Canda Bhirawa Pare,” ungkap Bupati yang akrab disapa Mas Dhito.
Dalam kesempatan tersebut, Mas Dhito memberikan apresiasi kepada para putra-putri terbaik Kabupaten Kediri yang telah berhasil melalui proses seleksi yang ketat.
Proses tersebut mencakup berbagai tahapan, mulai dari tes administrasi, pemahaman ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan, tes postur dan parade, hingga tes Peraturan Baris-Berbaris (PBB) dan kesamaptaan, serta wawancara.

Bupati berusia 32 tahun itu berpesan kepada seluruh anggota Paskibraka untuk menjaga amanah yang telah diberikan, mengingat mereka telah menyatakan ikrar sebagai putra Indonesia.
“Ikrar tersebut tolong dijaga dengan baik oleh adik-adik yang kini menjadi pasukan pengibar bendera. Jangan hanya sekadar menjadi seremonial belaka,” tegasnya.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Kediri, Yuli Marwantoko, mengungkapkan bahwa anggota Paskibraka saat ini tengah menjalani masa karantina selama 12 hari, yaitu dari tanggal 6 hingga 18 Agustus 2024.
Masa karantina ini bertujuan untuk mempersiapkan para anggota Paskibraka dalam menjalankan tugas mereka dengan baik pada upacara HUT RI ke-79 yang akan berlangsung di Lapangan Canda Bhirawa, Pare, Kabupaten Kediri.
“Selama masa karantina, kami melatih formasi agar pada hari H nanti mereka bisa tampil dengan koordinasi yang baik, terutama dalam formasi pasukan 8, 17, dan 45,” tambah Yuli.
Dari sekitar 1200 peserta yang mengikuti seleksi awal, kini hanya tersaring 77 Paskibraka terbaik, di mana 2 di antaranya berhasil lolos ke tingkat Paskibraka Provinsi Jawa Timur. [ADV PKP/nm/ian]






