Jakarta (beritajatim.com) – Marc Marquez kembali menunjukkan dominasinya di MotoGP 2025. Pembalap Ducati itu sukses merebut kemenangan kelima secara beruntun di Grand Prix Ceko, dan kini unggul 120 poin dalam klasemen sementara.
Dengan performa gemilang tersebut, Marquez bahkan menyebut dirinya hanya bisa “kehilangan” gelar jika melakukan kesalahan besar di sisa musim.
Balapan di Sirkuit Brno pada akhir pekan lalu menjadi milik Marquez, yang kembali tak tersentuh di dua sesi – sprint dan balapan utama. Kemenangan ini sekaligus memperlebar jaraknya dengan rival terdekat sekaligus adiknya, Alex Marquez, yang gagal meraih poin di GP Ceko.
Rekan setimnya di Ducati, Francesco “Pecco” Bagnaia, juga kesulitan. Start dari posisi terdepan, Bagnaia justru harus puas finis keempat, dan kini tertinggal 168 poin di klasemen.
Bagi saya, prioritas utama dan satu-satunya prioritas adalah memenangkan kejuaraan,” katanya dilansir Crash. Dan sekarang, saya selalu mencoba untuk berbicara jujur, saya hanya bisa kalah,” imbuh pembalap asal Spanyol itu.
Meskipun tampil dominan, Marquez menegaskan dirinya tak akan bermain aman hanya demi mempertahankan keunggulan. Ia tetap akan tampil agresif dan menyerang di setiap balapan.
Dengan kemenangan di Brno, Marquez mencatatkan rekor sebagai pembalap Ducati pertama yang berhasil menang lima kali berturut-turut dalam satu musim. Ia kini mengoleksi 70 kemenangan sepanjang kariernya, menjadikannya pembalap tersukses kedua dalam sejarah MotoGP.
Kini, dengan sepuluh balapan tersisa setelah jeda musim panas tiga pekan, gelar dunia tampak semakin dekat bagi Marc Marquez.
“Jadi, saya masih punya sepuluh balapan lagi. Maka saya harus menjaga mentalitas yang sama di mana tim harus menjaga semangat yang sama dan mencoba melakukan yang terbaik. Soal rekornya, saya tak peduli. Sebab saya hanya ingin jadi juara dunia lagi,” tegas Marquez. (faw/kun)






