Buriram (beritajatim.com) – Marc Marquez kembali menunjukkan dominasinya dengan meraih kemenangan di GP Thailand yang berlangsung di Sirkuit Internasional Chang, Buriram. Namun, di balik kemenangan tersebut, Marc justru menyebut adiknya, Alex Marquez, sebagai ancaman serius di MotoGP musim ini.
Alex, yang membela Gresini Racing, tidak hanya finis sebagai runner-up dalam balapan utama, tetapi juga di sprint race dan kualifikasi. Sementara Marc selalu menjadi yang terdepan di ketiga sesi tersebut.
“Dia akan memenangi banyak race tahun ini. Dia mengendarai motornya sangat bagus (kemarin, Red),” ujar Marc, dikutip dari Crash.
Bagi Alex, hasil ini menjadi pencapaian terbaiknya sejak debut di MotoGP lima tahun lalu. Sebelumnya, posisi terbaiknya di race pertama musim ini adalah finis kelima di GP Portugal di Sirkuit Internasional Algarve, Portimao.
Secara keseluruhan, Alex baru empat kali menjadi runner-up dari 89 balapan MotoGP yang telah dijalaninya. Rinciannya, dua kali pada 2020, serta masing-masing sekali di 2023 dan tahun ini.
“Memulai seperti ini (runner-up di race pertama, Red) sangat bagus. Aku harus tampil dengan performa minimal seperti ini (di race-race berikutnya, Red),” kata Alex.
Selanjutnya, MotoGP akan berlanjut ke GP Argentina pada 16 Maret mendatang di Autódromo Termas de Río Hondo. Dua tahun lalu, Alex berhasil finis di posisi ketiga, yang menjadi hasil terbaiknya di sirkuit tersebut. Akankah ia kembali menorehkan hasil gemilang? [dio/beq]






