Ponorogo (beritajatim.com) – Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengunjungi Kabupaten Ponorogo. Kedatangan ketua KPK periode 2015-2019 itu, untuk bertemu dengan puluhan tokoh masyarakat di bumi reog.
Dalam kesempatan itu, laki-laki yang lahir 66 tahun silam di Magetan tersebut, berniat memperkenalkan diri dan mencoba menyerap aspirasi dari masyarakat Ponorogo. Ya, pada pemilihan umum tahun 2024 nanti, Agus berniat untuk mencalonkan diri sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI untuk daerah pilih (Dapil) Jawa Timur (Jatim).
“Kedatangan saya ke Ponorogo untuk memperkenalkan diri dan mencoba menyerap aspirasi. Saya running jadi calon anggota DPD dari wilayah Jatim,” kata Agus Rahardjo, Kamis (23/02/2023).
[berita-terkait number=”3″ tag=”pemilu-2024″]
Agus menjelaskan bahwa setiap provinsi anggota DPD yang terpilih nanti terdiri dari 4 orang. Sedangkan persaingan untuk menjadi anggota DPD RI dari dapil wilayah Jatim, saat ini ada sekitar 20 orang. Anggota DPD RI incumbent pun juga masih akan bersaing pada pemilu nanti.
“Selain memperkenalkan diri, saya juga ingin mengetahui permasalahan di masyarakat. Kalau saya nanti jadi, apa yang harus diperjuangkan nantinya,” ungkapnya.
Sehingga kegiatan seperti ini juga dilakukan di wilayah Kabupaten Pacitan, Ngawi, Magetan, Ponorogo dan tempat lainnya di Provinsi Jatim. Dengan begitu, dirinya mengetahui keluhan dari para petani, nelayan maupun masyarakat lainnya. Dia juga mencoba untuk mengisi kekosongan sosialisasi dari calon anggota DPD RI. Sebab, saat pemilihan anggota DPD, sering masyarakat tidak tahu siapa yang akan dipilihnya.
“Saya lakukan sosialisasi ini. Sebab, dulunya tidak ada yang mengetahui, biasanya orang-orang itu memilih untuk DPD yang cantik atau fotonya aneh. Seperti memilih orangbyang berjenggot panjang,” ungkapnya.
Dengan datang langsung menyapa warga, dirinya ingin masyarakat mengetahui langsung profil dirinya. Sehingga di dalam kesempatan, dirinya selalu memperkenalkan diri.
“Mereka (masyarakat-red) bisa tahu siapa saya,” pungkasnya. (end/ted)






