Jember (beritajatim.com) – Mantan Bupati yang juga Direktur Rumah Sakit Bina Sehat, Faida, memimpin langsung evakuasi rombongan karyawan rumah sakit tersebut yang mengalami kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Probolinggo untuk kembali ke Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (14/9/2025).
Faida memimpin rombongan 18 unit ambulance untuk membawa pulang korban yang hidup maupun yang meninggal dunia. “Ada delapan orang meninggal dunia dan ada yang kritis,” katanya.
Menurut informasi dari Faida, lima ambulans Rumah Sakit Bina Sehat membawa lima pasien, delapan ambulans Merah Putih Bina Sehat membawa delapan jenazah, tiga ambulans Merah Putih Bina Sehat membawa tiga pasien.
Satu ambulans Rumah Sakit Al Huda membawa satu pasien, ambulans Rumah Sakit Refa Malang membawa satu pasien, ambulans RSUK membawa satu pasien, dan satu mobil elf digunakan untuk membawa anggota rombongan yang selamat.
“Kami sudah sampai di RSUD M. Saleh untuk mengidentifikasi jenazah,” kata mantan Bupati Jember ini.
Korban yang sudah bisa diidentifikasi itu adalah
1. Hesty P, ahli gizi Rumah Sakit Bina Sehat
2. Arti, perawat HD Rumah Sakit Bina Sehat
3. Hendra CS Rumah Sakit Bina Sehat
4. Istri Hendra CS Rumah Sakit Bina Sehat
5. Anak Hendra CS Rumah Sakit Bina Sehat
6. Anak perawat Maria
“Tujuh orang meninggal di lokasi, satu belum bisa kami identifikasi. Satu lagi meninggal di rumah sakit belum tahu identitasnya,” kata Faida.
Informasi yang diperoleh Beritajatim.com, bus pariwisata bernopol P 7221 UG yang nahas itu membawa rombongan karyawan Rumah Sakit Bina Sehat yang pulang dari berlibur di Gunung Bromo. “Mereka infonya turun dari Gunung Bromo setelah tasyakuran kelulusan S1,” kata Faida via WhatsApp.
Bus yang dikemudikan Albahri, warga Kabupaten Jember, itu membawa sekitar 55 penumpang. Bus mengalami mendadak hilang kendali, diduga akibat rem blong, sehingga menghantam pagar rumah warga di Jalan Raya Sukapura, Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo.
Benturan keras membuat badan bus ringsek parah. Jeritan penumpang bercampur kepanikan warga menggema di lokasi. Kejadian tragis itu diperkirakan berlangsung sekitar pukul 11.45 WIB. [wir]






