Surabaya (beritajatim.com) – Manchester United sejatinya mampu mencetak tiga gol pada laga itu, tapi dua gol dianulir. Sehingga Setan Merah dan Burnley harus puas dengan berbagi angka. Bermain di markas klub asal penghuni dasar klasemen Liga Inggris, Burnley, Selasa (8/2) Man United sejatinya tampil dominan.
Setan Merah unggul lebih dulu lewat gol pertama Paul Pogba musim ini di awal laga. Namun, Burnley berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Jay Rodriguez saat awal babak kedua.
Pelatih interim Man United, Ralf Rangnick, berpandangan jika anak asuhnya layak menang karena berhasil mencetak 3 gol dalam pertandingan ini. Rangnick lantas menyoroti keputusan wasit pada pertandingan itu, Mike Dean yang kontroversial karena menganulir 2 gol Man United.
Gol yang dianulir pertama terjadi usai Raphael Varane melepas sundulan ke gawang Burnley di menit ke-12. Dean lalu meninjau VAR, usai dirinya berkonsultasi dengan sang rekan di ruang kontrol, sang wasit menilai gol itu tidak valid.
Terjadi pelanggaran yang dilakukan Harry Maguire dalam proses terciptanya gol Varane. Pembatalan kedua terjadi saat gol bunuh diri Josh Brownhill beberapa menit kemudian.
Gol ini dianggap tidak sah karena Pogba dinilai melakukan pelanggaran lebih dulu pada bek Burnley, Erik Pieters. “Malam yang frustasi bagi skuad kami karena seharusnya memenangi pertandingan secara nyaman,” terang Ralf Rangnick, dilansir BBCNews
Rangnick juga mengakui Setan Merah malam itu tampil sangat dominan sepanjang laga. “Kami bermain luar biasa di babak pertama. Kami mengontrol dan mendominasi pertandingan.”
“Kami juga mencetak tiga gol, jadi saya tak bisa menyalahkan tim untuk tidak memiliki insting pembunuh, tapi dua gol-gol itu dianulir. Dalam gol kedua yang dianulir, hakim garis menyatakan pelanggaran 10 detik setelah insiden.Sungguh keputusan yang terlalu enteng bagi saya,” terang pelatih dari Jerman yang sering mendapat julukan ‘Bapak Gegenpressing’.
Kegagalan meraih dua gol yang sah itu lantas membuat Rangnick menilai pasukannya kurang beruntung karena tidak pulang dengan kemenangan. “Pada akhirnya, ada juga hubungannya sedikit dengan keberuntungan. Satu poin dari performa seperti ini saja tidak cukup,” lanjut Rangnick.
Rangnick jelas kecewa akibat hasil yang diperoleh Manchester United. Hasil ini membuat Man United kehilangan posisi di zona Liga Champions. Karena beberapa saat sebelum duel itu selesai, West Ham United meraup tiga angka atas Watford. West Ham pun menggeser posisi Man United ke peringkat 4 klasemen dengan selisih satu angka. (dan/ian)






