Mojokerto (beritajatim.com) – Sebanyak 71 Calon Jemaah Haji (CJH) masuk dalam kuota pemberangkatan ibadah haji tahun 2022 dari Kota Mojokerto. Puluhan CJH tersebut mengikuti bimbingan manasik haji yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat.
Manasik haji yang digelar di Pendopo Sabha Krida Tama Rumah Rakyat Kota Mojokerto ini, dibuka Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, Senin (30/5/2021) . Ning Ita, sapaan akrab wali kota, mengingatkan kepada CJH agar mempersiapkan diri baik fisik maupun hati dalam melaksanakan rukun Islam ke-5 tersebut.
“Panjenengan (anda) semua adalah orang-orang pilihan. Sehingga kami berharap panjenengan benar-benar siap untuk melakukan ibadah yang terbilang berat ini. Tidak hanya dari segi materi, tapi fisik dan hati harus benar-benar siap,” ungkap orang nomor satu di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto ini.
Kondisi geografis maupun sosial dan budaya di Arab Saudi sangat berbeda dengan Indonesia. Cuaca yang ekstrem serta aktivitas fisik yang cukup berat dalam rangkaian ibadah haji menuntut para jamaah untuk memiliki kesehatan prima. Namun terkait sosial dan budaya, Ning Ita meminta agar tidak perlu dipertanyakan lagi.
“Kondisi di sana jauh berbeda dengan di negara kita. Jadi, nyuwun tulung (minta tolong) juga untuk benar-benar ditata hatinya, agar ibadah panjenengan bisa lancar, khusyuk, dan pulang menjadi haji yang mabrur. Kami sudah tugaskan mutawwif yang siap membantu bapak/ ibu 24 jam. Jadi, panjenengan butuh bantuan apa saja, silahkan hubungi mutawwif,” tegasnya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”haji-mojokerto”]
Ning Ita juga meminta kepada para jamaah untuk mendoakan Pemkot Mojokerto agar dapat menjadi kota yang adil, makmur, sejahtera, dan berdaya saing. CJH asal Kota Mojokerto telah melewati proses seleksi cukup ketat, mengingat hanya 40 persen kuota yang bisa berangkat di tahun 1443 H ini.
Di antaranya, calon jemaah haji harus berusia maksiml 65 tahun, telah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap sesuai anjuran WHO, melaksanakan vaksin meningitis. CJH asal Kota Mojokerto dijadwalkan pada 1 Juli 2022 (masuk asrama) dan kembali ke Indonesia pada tanggal 13 Agustus 2022.
CJH asal Kota Mojokerto tergabung dalam kloter 38 Embarkasi Surabaya. Yakni bersama CJH dari Kota Probolinggo, Kabupaten Mojokerto, Kota Surabaya, dan Kota Palembang. [tin/suf]






