Surabaya (beritajatim.com) – Tanpa disadari, kita sedang berada di era ketika mayoritas penduduknya bergantung dengan kehidupan yang terhubung ke internet dan media sosial. Hari ini, kita hidup di dua dunia, dunia nyata dengan segala tuntutannya dan dunia maya yang tak kasat mata.
Bahkan mungkin ada banyak orang di masa ini yang tak bisa membayangkan bagimana hidup tanpa internet, tanpa dunia maya, tanpa media sosial. Terutama bagi mereka yang lahir di masa kecanggihan teknologi.
Coba kita perhatikan berapa kali dalam sehari Anda memeriksa Facebook, Instagram, Twitter, atau WhatsApp? Dari 2 miliar pengguna media sosial yang pernah diteliti, kebanyakan dari mereka terus mengalami kenaikan frekuensi bermain media sosial dari hari ke hari.
Ketergantungan manusia pada internet dan media sosial semakin menjadi perhatian. Bahkan, beberapa film dan dokumenter telah mengangkat tema ini untuk menujukkan kelebihan dan kekurangan dari media sosial.
Tentu saja, ini telah menjadi bagian besar dari hidup kita. Namun, terkadang bisa membawa kita berada di dalam bahaya yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.
Jika ada pertanyaan mengenai dampak teknologi digital membawa ke arah baik atau buruk maka jawabannya mungkin media sosial membawa kedua dampak itu. Kalau dilihat dari sisi baiknya adalah informasi menjadi lebih mudah didapatkan bahkan beberapa kebutuhan penting jadi lebih mudah diakses oleh siapa saja dan dimana saja.
Bukan dalam dunia pemasaran, promosi kesehatan dapat lebih mudah dilakukan melalui cara yang efisien atau mudah terjangkau. Selain itu, kita bisa mengedukasi masyarakat lewat konten kreatif di sosial media seperti tiktok dan Instagram.
Bahkan penggunaan sosial media sangat membantu masyarakat, ketika melihat regulasi administrasi di Indonesia yang panjang dan ribet. Maka kemudahan ini membuat registrasi menjadi lebih mudah. Hanya saja ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Media sosial terkadang membuat kita menjadi lebih menganggap sepele dan menciptakan habit malas. Memang benar, adanya kemudahan ini mampu membantu pekerjaan kita.
Tapi, ketika digunakan secara berlebihan akan muncul rasa malas bergerak dan enggan untuk berpikir. Bahayanya jika kecanduan media sosial akan membuat kita melupakan real life yang ada disekitar. [prd/tur]






