Surabaya (beritajatim.com) – Aksi pencurian motor kembali terjadi di Surabaya. Kali ini komplotan pencuri berhasil mencuri Honda Vario milik pasangan suami istri (pasutri), M Iswahyudi dan Watini di Jalan Dinoyo Gang VII, Kamis (03/02/2022).
Dikonfirmasi awak media, Watini menjelaskan kronologi pencurian yang menimpanya. Awalnya, sang suami memarkir motor miliknya di lorong gang menuju kamar kontrakannya.
“Kayaknya sudah dikunci setir. Disini juga banyak motor penghuni yang diparkir di dekat motor suami saya itu,” kata Watini, Jumat, (04/02/2022).
Namun, ia dan suaminya baru menyadari motornya raib sekitar pukul 12.00. Saat itu, ia dan suami berniat untuk meminjamkan motor itu ke tetangga kos yang kuncinya rusak akibat aksi maling.
“Jadi saya kira yang jadi korban itu mas Yudha tetangga saya. Karena rumah kunci rusak, saya akhirnya menawari motor saya untuk dipakai dulu. Namun, saat saya antar ke tempat motor saya parkir sudah tidak ada di lokasi,” tandas Watini.
[berita-terkait number=”3″ tag=”curanmor-surabaya”]
Dari rekaman kamera Closed Circuit Television (CCTV), penjual minuman cepat saji, pelaku beraksi sekitar pukul 03.20. Satu pelaku duduk di motor menunggu di luar gang. Sementara satu pelaku lain berjalan kaki masuk ke lorong gang.
“Jadi pelaku ini awalnya mau mencuri motor Honda Scoopy milik saya. Mungkin gak berhasil rusak rumah kunci, akhirnya mencuri Vario milik mas Yudi,” sambung Yudha, pemilik motor yang gagal dibawa kabur para pelaku.
Atas kejadian itu, korban akhirnya melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polsek Tegalsari. “Sudah lapor dan sudah langsung diterima laporannya sama pak polisi,” pungkas Yudha.
Dikonfirmasi terpisah, Kanitreskrim Polsek Tegalsari AKP Marji Wibowo mengaku belum mengetahui laporan itu. Namun, ia berjanji akan secepatnya mengecek. “Saya cek dulu mas,” terang Marji.(ang/ted)






