Probolinggo (beritajatim.com) – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berharap Pemkab Probolinggo bisa memperhatikan keberlangsungan madrasah diniyah, TPQ, serta kesejahteraan marbot masjid. Hal itu disampaikan oleh Ketua DPC PKB Kabupaten Probolinggo, Abdul Malik Haramain, Rabu (12/9/2022).
Malik menyebut, TPQ merupakan salah satu tempat untuk membangun karakter anak, sehingga bisa mempunyai ahlak yang baik. “Membangun karakter anak-anak kita, akhlaqul Karimahnya anak-anak kita, ya di dunia pendidikan,” katanya.
Ia berharap, Pemerintah Kabupaten Probolinggo, bisa mengalokasikan anggaran untuk Madrasah Diniyah serta Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ).
[berita-terkait number=”4″ tag=”probolinggo”]
“Salah satu yang terpenting, bisa tidak Pemerintah Kabupaten (Kabupaten Probolinggo) itu mengalokasi anggaran kepada Madin dan TPQ, meskipun sudah ada anggaran dari Kementerian Agama Republik Indonesia, faktanya, di beberapa Kabupaten bisa,” ujarnya.
Selain Madin dan TPQ, Malik berharap, pemerintah Kabupaten Probolinggo juga bisa memperhatikan marbot masjid. “Minimal masjid itu isinya dua orang, satu tukang adzan, satu bersih-bersih, itu siapa yang urus?, besar sih pahalanya mereka (marbot) tapi mereka kan juga punya keluarga,” ucapnya. [tr/but]






