Malang (beritajatim.com) – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang tergabung dalam Center of Excellence (CoE) Essential Oil berhasil memanfaatkan daun sereh untuk jadi produk pembersih lantai.
Galit Gatut Prakosa, S.Hut., M.Sc. Kepala Program Studi Kehutanan UMM menjelaskan bahwa langkah ini sebagai upaya untuk mengurangi limbah organik dengan menggunakan hal yang tidak berguna menjadi produk yang bermanfaat.
“Biasanya kita memanfaatkan bagian batangnya saja untuk diolah menjadi bumbu dapur atau obat. Sementara daunnya dibuang begitu saja. Kali ini, mahasiswa CoE kami prodi kehutanan sukses membuatnya menjadi pembersih lantai,” ujar Galit, sapaanya, Senin (15/1/2024).
Galit menambahkan bahwa produk tersebut berawal dari proses magang profesional CoE. Mereka diharuskan ikut magang di perusahaan penyedia bibit dan pembeli hasil panen.
Salah satunya perusahaan penyedia sereh ada di Blora dan juga mesin penyulingan di Yogyakarta. Mahasiswa lalu tergerak saat melihat banyak daun sereh terbuang begitu saja padahal dapat dimanfaatkan menjadi sebuah produk menarik.
“Untuk proses pembuatan ada beberapa tahap. Daun sereh diproses melalui penyulingan, diberi campuran zat lain seperti. Beberapa zat yang ditambahkan yakni biosoft 0,5%, EDTA, Citronella Oil, NP10 0,8%, BKC 0,5%, Aquadest. Lalu didihkan sampai penguapan. Uap ini yang didinginkan dan menghasilkan cairan,” ungkap Galit.

Pembuatan karbol daun sereh ini sudah mendapat izin dari Perbekalan Kesehatan Dalam Negeri (PKD) yang sudah diproses bersamaan dengan pembuatan produk. Proses izinnya sekitar bulan Maret tahun 2023. Saat ini sudah resmi dinyatakan aman.
“Produk karbol itu tentu aman untuk keluarga yang mempunyai balita. Apalagi melihat bahan bakunya yang alami yakni daun sereh. Selain itu, baunya yang alami juga menjadi kelebihan tersendiri,” ungkapnya.
Apalagi produk CoE UMM ini sudah mendapatkan izin dari PKD. Tim juga sudah memasarkannya ke beberapa tempat. Diawali dengan wilayah dekat kampus dan mengenakannya pada masyarakat sekitar.
“Kami terus mendorong mahasiswa untuk mencoba berbagai hal dan menciptakan produk bermanfaat. Bahkan sebelumnya, ada beberapa mahasiswa yang sukses membuat minyak alami untuk relaksasi,” ujar dosen kehutanan UMM ini menutup. (dan/ted)






