Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak 57 Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) memamerkan produk Inovasinya pada Proyek Kepemimpinan II (PK-II).
Koordinator PPG Unusa Dr Nafiah menjelaskan, PK-II dalam PPG Prajabatan merupakan salah satu komponen dari program pelatihan dan pengembangan untuk calon-calon pemimpin di sektor pendidikan di Indonesia.
PK-II PPG Prajabatan Unusa dirancang khusus untuk mempersiapkan calon-calon pemimpin pendidikan, seperti kepala sekolah, untuk mengemban tugas-tugas kepemimpinan dalam dunia pendidikan.
“Program PK-II PPG Prajabatan ini mencakup berbagai materi pelatihan, studi kasus, dan pengalaman praktis yang dirancang untuk mempersiapkan calon pemimpin pendidikan,” ujar Nafiah, Kamis (14/9/2023).
Lewat pameran proyek ini, mahasisiwa bisa menunjukkan aktifitasnya selama mengikuti PPL II. Sebagai contoh, media pembelajaran yang telah dibuat oleh mahasiswa ini melalui proses daur ulang, yakni minyak jelantah.
Selain itu, ada juga praktik ekoprint ramah lingkungan, serta penggunaan plastik daur ulang. “Dalam kegiatan ini, fokusnya adalah mengajarkan kreativitas, inovasi, kepemimpinan, dan kerja keras kepada siswa, terutama anak-anak sekolah dasar,” ungkapnya.
Baca Juga: Mahasiswa Unusa Surabaya Magang di Rumah Sakit Malaysia
Sementara Wakil Rektor 1 Unusa Prof Kacung Marijan mengapresiasi produk-produk mahasiswa tersebut. Menurutnya, banyak ilmu dan inspirasi yang bisa diambil dari pameran ini, khususnya untuk media pembelajaran.
“Penggunaan media belajar yang bijak dapat membantu siswa memahami konsep-konsep yang sulit dan mempersiapkan mereka untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat dalam era digital ini,” katanya.
Di sisi lain, Prof Kacung menyebut jika lulusan PPG memegang peran penting dalam memajukan pendidikan dan berkontribusi pada perkembangan masyarakat secara keseluruhan.
“Alumni PPG Unusa akan dibutuhkan oleh masyarakat, terlebih baru saja diumumkan, bahwa hasil uji kompetesi PPG lulus 100 persen mahasiswa PPG Prajabatan Gelombang 1 tahun 2022/2023. Ini bukti lulusan PPG Unusa berkompeten,” ungkapnya.
Sedangkan salah satu peserta gelar karya PK-II, Nofita Yanti mengungkapkan, tujuan program kreativitas yang dia buat bersama timnya bertujuan untuk meningkatkan jiwa entrepreneur siswa kelas SD.
“Kami memiliki modul pembelajaran tentang kreativitas. Kami menjelaskan konsep kreativitas kepada siswa, contohnya adalah pembuatan anyaman dari kanvas plastik, yang sesuai dengan usia SD,” jelasnya.
Menurutnya, pembelajaran ini untuk meningkatkan keterampilan peserta didik dalam berkreasi dan juga membuat anyaman dari kertas plastik. Selain itu, timnya juga menggunakan media puzzle dalam pembelajaran.
Denga media puzzle, timnya dapat membantu peserta didik dalam meningkatkan kemampuan membaca, mengingat abjad, dan mempermudah siswa dalam meningkatkan mutu pembelajaran mereka.
“Untuk mempraktikkan pembelajaran ini, kami juga berusaha untuk membantu siswa yang mungkin mengalami kesulitan dalam menghafal. Oleh karena itu, perlu adanya pengulangan materi dalam penggunaan media tersebut,” tandasnya. [ipl/ted]






