Malang (beritajatim.com) – Dua mahasiswa Magister Manajemen (MM) Universitas Negeri Malang (MM) berupaya mengembangkan wawasan manajerial Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kue Karisma. Pengabdian ini mengusung tema pendampingan manajemen usaha UMKM.
Tim pengabdian diketuai oleh Diding Setiawan Prayoga, beranggotakan Rosana Oktaviani. Mereka dibina oleh Dr. Agus Hermawan, GradDipMgt., M.Si, M.Bus.
Diding menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan meningkatkan keunggulan bersaing dari UMKM Kue Karisma sebagai pelaku UMKM di Kota Malang.
“Kegiatan pengabdian masyarakat ini berlangsung selama kurang lebih 3 bulan, dimulai pada bulan September sampai pada bulan Desember di UMKM Kue Karisma di Kecamatan Sukun Kota Malang. Pengabdian kami sebagai upaya untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat terutama bidang UMKM,” ujar Diding kepada beritajatim.com, Rabu (6/12/2023).

Diding menjelaskan, berdasarkan pertemuan para tim dengan saudari Shafiyyah Nadida selaku owner dari UMKM Kue Karisma, terdapat beberapa kendala yang dihadapi oleh UMKM. Kendalanya mulai dari belum memiliki pola pencatatan keuangan yang terstruktur, perlu adanya pengembangan dari segi desain produk.
“Selain itu UMKM Kue Karisma juga belum punya pengembangan pemasaran secara online. Kami memandang perlu inovasi produk agar dapat menghasilkan produk yang inovatif sehingga dapat meningkatkan omset penjualan,” ujar mahasiswa semester 3 magister manajemen ini.
BACA JUGA:
Kopri UM Malang Lakukan Cek Kesehatan Ratusan Orang
Kegiatan ini akan menghasilkan output berupa peningkatan keterampilan dalam pengelolaan UMKM. Ketua tim pengabdian berharap agendanya dapat memberi efek positif terhadap UMKM secara berkelanjutan.
“Kami harap bisa memberi pemahaman dasar tentang pengelolaan dasar dari UMKM dan bisnis berbasis teknologi melalui pendampingan mahasiswa pascasarjana FEB UM. Hal yang menjadi fokus pengabdian ini adalah sektor pencatatan keuangan berbasis digital, pengembangan marketing dengan pemanfaatan social media, serta desain inovasi produk,” kata Diding Setiawan menutup. [dan/beq]






