Pamekasan (beritajatim.com) – Sebanyak 93 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (EBIS) Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan, mengikuti program Kuliah Observasi Lapangan (KOL) di empat perusahaan bisnis berbeda di Jawa Timur.
Jumlah tersebut merupakan mahasiswa semester 5 Fakultas EBIS yang berasal dari dua Program Studi (Prodi) berbeda, meliputi sebanyak 80 mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah (ESy), serta sebanyak 13 mahasiswa Prodi Perbankan Syariah (PSy).
Kegiatan yang mengusung tema ‘Aplikasi Manajerial Perusahaan Nasional dan Multinasional’, dilaksanakan selama dua hari, terhitung sejak Rabu hingga Kamis (11-12/10/2023). Di mana para mahasiswa didampingi secara langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dari Fakultas EBIS.
“Progam KOL ini bertujuan sebagai upaya memberikan pemahaman secara utuh bagi mahasiswa terhadap desain kerja perusahaan nasional maupun multinasional,” kata Panitia Pelaksana KOL Fakultas EBIS IAI Al-Khairat Pamekasan, Abd. Rosyid, Kamis (12/10/2023).
Baca Juga: Ngalap Berkah, MABA IAI Al-Khairat Pamekasan Santuni 20 Anak Yatim
Selain itu, program tersebut juga dilakukan sebagai upaya memberikan pemahaman bagi mahasiswa seputar deskripsi otentik implementasi fungsi manajemen dalam perusahaan nasional maupun multinasional.
“Sehingga dengan kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan informasi secara utuh seputar kesenjangan antara teori dan implementasi berbagai fungsi manajemen dalam perusahaan nasional maupun multinasional,” ungkapnya.
Terlebih dalam setiap perusahaan, terdapat beragam fungsi manajemen yang dipraktikkan dengan tetap mengacu pada kebutuhan pokok setiap perusahaan. “Jadi fungsi manajemen disini bisa berupa strategi pemasaran secara umum, strategi distribusi, suplai chain, promosi, standar operasi dan produksi, serta proses rekrutmen SDM,” imbuhnya.
“Namun tidak kalah penting, program ini juga sebagai upaya menjalin komunikasi dan sinergi antara Perguruan Tinggi dengan corporate dalam penyediaan calon tenaga kerja profesional dan siap pakai,” tegas Rosyid.
Baca Juga: 40 Mahasiswa IAI Al-Khairat Pamekasan Tandatangani Pakta Integritas
Pihaknya juga meyakini jika program KOL sebagai pembelajaran melalui pengalaman yang memungkinkan pada pengembangan keterampilan dan kompetensi yang melampaui aspek akademik. “Melalui program ini, mahasiswa juga dapat mengembangkan keterampilan sosial, pemecahan masalah, kerjasama tim, komunikasi, dan keterampilan lainnya,” jelasnya.
“Hal ini tentu dapat membantu mahasiswa untuk menjadi individu yang lebih lengkap, dan siap menghadapi tantangan dunia nyata. Intensitas dan kesan dari program ini lebih mudah diingat daripada pembelajaran teori. Sebab ketika mengalami sesuatu secara langsung, pengalaman itu meninggalkan kesan kuat dalam ingatan mereka, sehingga dapat membantu meningkatkan retensi informasi,” sambung Rosyid.
Terlebih program tersebut juga dinilai dapat memudahkan pemanggilan kembali pengetahuan dan keterampilan yang telah dipelajari. “Jadi pembelajaran melalui pengalaman, seperti eksperimen, permainan peran, kunjungan lapangan, atau proyek praktis dapat memberikan dampak yang signifikan pada proses belajar mahasiswa,” tegasnya.
“Hal ini tidak hanya meningkatkan pemahaman dan keterampilan, tetapi juga mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan kehidupan nyata dengan lebih baik. Apalagi program ini juga sebagai bagian integral dalam kurikulum Fakultas EBIS,” pungkasnya.
Sementara untuk perusahaan bisnis yang dijadikan sebagai sasaran program, masing-masing Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Surabaya, PT Tirta Freshindo Jaya (Mayora Group), Pasuruan-Jawa Timur, PG Krebet Baru, Malang-Jawa Timur, serta Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Surabaya. [pin/ted]






