Magetan (beritajatim.com) – Tahapan pengalihan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan, kini memasuki fase krusial. Pada Rabu (6/8/2025), tim survei dari Kementerian PUPR wilayah Surabaya melakukan peninjauan lokasi bersama Dinas Sosial (Dinsos) Magetan, sejumlah OPD terkait, serta pihak kelurahan setempat.
Kepala Dinsos Magetan, Parminto Budi Utomo, menjelaskan bahwa usulan pemanfaatan lahan tersebut sudah diterima oleh Kementerian Sosial dan Kementerian PUPR. Peninjauan lapangan dilakukan sebagai bagian dari proses verifikasi yang kini sudah berada di tahap 2a.
“Kalau hasilnya disetujui, Magetan akan melanjutkan ke tahap 2b atau 2c, dengan target pembangunan dimulai pada 2026 secara multi years,” ujarnya, Rabu (20/8/2025).
Luas lahan yang diusulkan telah memenuhi syarat kementerian, yakni 6.900 meter persegi. Meski begitu, masih ada beberapa catatan yang wajib dipenuhi Pemerintah Kabupaten Magetan, seperti penyatuan tujuh sertifikat tanah menjadi satu, pematangan area yang sebagian posisinya masih di bawah jalan umum, serta penyelesaian pemanfaatan lahan yang saat ini digarap oleh petani.
“Semua hal tersebut sudah kami laporkan kepada Bupati dan Pj Sekda. Insyaallah Pemda siap menindaklanjuti,” imbuh Parminto.
Selain itu, tim survei juga meminta rekomendasi dari Kementerian ATR/BPN sebagai dokumen pendukung. Sementara itu, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) memastikan kesiapan terkait status Lahan Sawah Dilindungi (LSD). Meskipun ada sebagian lahan yang berubah fungsi, Magetan dinilai masih memiliki cadangan LSD yang cukup luas.
Parminto menambahkan, pembangunan SR di Magetan akan dilakukan secara permanen, berbeda dengan daerah lain seperti Ponorogo dan Pacitan yang lebih dahulu membuka tahap perintisan.
“Saat ini kita hanya menunggu paparan hasil survei ke kementerian, yang kemungkinan digelar satu sampai dua pekan ke depan. Secara umum, peluang untuk mendapatkan persetujuan sangat besar asalkan semua persyaratan dapat dipenuhi,” tandasnya. [fiq/beq]






