Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC bermain imbang tanpa gol, saat bertanding melawan Rans Nusantara FC, pada laga pamungkas BRI Liga 1 di Stadion Pakansari Bogor, Kamis (13/4/2023) malam.
Padahal pada laga tersebut, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab sangat berambisi mencuri 3 poin sempurna, guna menjaga asa agar bisa finish pada posisi 5 besar klasemen akhir kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah, Liga 1.
Pada laga tersebut, Karateker Rakhmad Basuki memberikan kesempatan dengan menurunkan sejumlah pemain muda sejak menit pertama. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya menambah jam terbang bagi para pemain muda.
Hanya saja upaya tersebut gagal membuahkan hasil, di mana hingga 45′ menit interval pertama, mereka gagal memanfaatkan sejumlah peluang hingga akhirnya bermain imbang tanpa gol.
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/peristiwa/sahat-simanjuntak-dipindahkan-ke-rutan-kejati-jatim/
Memasuki babak kedua, sejumlah pemain berpengalaman mulai dimasukkan untuk menambah daya gedor dan mencetak gol. Bahkan dalam rentang waktu 5′ menit, Coach Rakhmad Basuki memasukkan tiga pemain dan menarik tiga pemain muda.
Perubahan tersebut mulai membuat Madura semakin tampil agresif dan menekan pertahanan tim tuan rumah, namun Rans Nusantara juga melakukan perubahan pemain, sehingga membuat pertandingan semakin menarik.
Hanya saja memasuki masa injury Time, pemain Madura United, Novan Setya Sasongko harus keluar lebih awal pasca mendapat kartu merah dari wasit. Sementara skor tetap tertahan imbang tanpa gol hingga laga berakhir. [pin]
![Madura United Raih 1 Poin di Markas Rans Nusantara FC Laga Rans Nusantara FC menjamu Madura United FC, pada laga pamungkas Liga 1 di Stadion Pakansari Bogor, Kamis (13/4/2023). [Gambar: IG Rans FC]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/04/IMG_20230413_233927.jpg)





