Pamekasan (beritajatim.com) – Bos Madura United FC, Achsanul Qosasi melakukan evaluasi terhadap kinerja tim berjuluk Laskar Sape Kerrab, khususnya dalam mengarungi ketatnya jadwal putaran pertama BRI Liga 1 Musim 2022.
Evaluasi tersebut dilakukan dengan mengundang jajaran tim pelatih, khususnya Coach Fabio Lefundes, Kamis (29/12/2022) kemarin.
“Saya undang Tim Pelatih ke Jakarta, (guna melakukan) evaluasi jeda musim kompetisi (putaran pertama),” kata Achsanul Qosasi, dikutip dari salah satu jejaring media sosial (medsos) pribadinya, Jum’at (30/12/2022).
Bahkan dalam kesempatan tersebut, dirinya juga meminta tim pelatih untuk terbuka soal komposisi tim. “Pelatih membuka semua rapor pemain, kinerja dan perannya bagi klub,” ungkapnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Achsanul-Qosasi”]
“Mereka (tim pelatih) juga bebas mengusulkan, mengeluh dan mengkritik manajemen jika terasa kurang perhatian,” sambung pria yang akrab disapa AQ.
Terlebih selama ini tim kebanggaan suporter Madura Bersatu, memang lebih mengedepankan prinsip dan suasana kekeluargaan dalam tim. “Ada 45 orang di tim ini, hanya keterbukaan yang mengikat mereka. Karena keinginan harus disesuaikan dengan kebutuhan dan keadaan,” jelasnya.
“Jika pun harus ada yang datang dan pergi, itu semua karena kebutuhan dan kebaikan bagi klub. Do Your Best Coach,” pungkasnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”madura-united”]
Untuk diketahui, pada putaran pertama BRI Liga 1 2022, Madura United finish di posisi ketiga klasemen sementara dengan raihan sebanyak 33 poin dari 17 laga yang mereka jalani.
Jumlah poin tersebut berkat hasil 10 kali menang, 3 kali imbang, serta 4 kali menelan kekalahan selama kompetisi tertinggi sepakbola tanah air putaran pertama berlangsung.
Bahkan posisi Slamet Nurcahyo dan kawan-kawan, di tangga klasemen sementara, justru memiliki poin identik dengan dua tim berbeda di atas mereka, yakni PSM Makassar dan Bali United FC di posisi puncak dan runner up klasemen putaran pertama. [pin/but]






