Pamekasan (beritajatim.com) – Manajemen Madura United FC resmi memperkenalkan armada bus baru tipe Jetbus 5 MHD Mercedes-Benz sebagai fasilitas penunjang tim Laskar Sape Kerrab pada Rabu (4/2/2026). Fasilitas mewah ini dihadirkan untuk menunjang kebutuhan transportasi tim di tengah jadwal padat kompetisi kasta tertinggi, Super League 2025-2026.
Armada bus baru tersebut merupakan hasil dukungan dari Weha Group yang bertindak sebagai sponsor utama tim kebanggaan suporter Madura Bersatu. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya klub dalam meningkatkan standar profesionalisme serta memberikan rasa nyaman dan aman bagi para pemain.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Weha Group atas dukungan dan kepercayaan kepada kami. Kehadiran armada baru Jetbus 5 MHD Mercedes-Benz ini tidak hanya menambah fasilitas tim, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen klub dalam meningkatkan standar profesionalisme, khususnya dalam hal kenyamanan, keamanan, dan kesiapan tim,” kata Bos Madura United FC, Achsanul Qosasi.
Klub berharap kehadiran bus dengan desain modern ini dapat memberikan motivasi tambahan bagi pemain untuk tampil maksimal di setiap pertandingan. Manajemen menjadwalkan bus tersebut mulai digunakan untuk perjalanan laga tandang (away) melawan Persijap Jepara pada Kamis (5/2/2026) besok.
“Rencana bus ini akan langsung dibawa away menuju Jepara, Kamis (5/2/2026) besok,” ungkap Achsanul menjelaskan agenda perdana armada baru tersebut.
Kehadiran bus dengan identitas khas Laskar Sape Kerrab ini menjadi simbol semangat baru bagi klub untuk tetap konsisten di kancah nasional. Fasilitas yang memadai dinilai krusial untuk menjaga kondisi fisik serta fokus pemain dan ofisial selama menjalani agenda kompetisi yang sangat padat.
Presiden klub Madura United menegaskan bahwa pembaruan fasilitas ini adalah investasi jangka panjang untuk mendongkrak performa tim di lapangan. “Kami ingin pemain merasa nyaman dan fokus penuh pada pertandingan. Fasilitas yang baik akan berdampak pada performa tim,” harap Achsanul Qosasi.
Para pemain menyambut positif langkah manajemen karena armada baru ini memberikan rasa bangga sekaligus tambahan energi sebelum bertanding. Kenyamanan perjalanan dianggap sangat penting, terutama saat skuat harus menempuh jarak jauh menuju markas lawan.
Manajemen menargetkan tambahan fasilitas ini mampu membawa Madura United melaju lebih konsisten dan kompetitif di sisa musim ini. Target utama klub adalah kembali bersaing di papan atas dan menjaga kehormatan nama Madura di sepak bola nasional.
Saat ini, performa Laskar Sape Kerrab masih tertahan di posisi 14 klasemen sementara dengan koleksi 18 poin dari 19 laga yang telah dijalani. Statistik tim mencatat 4 kali kemenangan, 6 kali hasil imbang, serta telah menelan 9 kali kekalahan sepanjang musim berjalan.
Produktivitas tim juga menjadi sorotan karena baru mampu mencetak 18 gol namun sudah kebobolan sebanyak 26 kali. Kondisi ini menempatkan Madura United hanya unggul 6 poin dari Persijap Jepara yang menghuni batas atas zona degradasi.
Persaingan di zona bawah semakin memanas mengingat Persijap Jepara masih memiliki tabungan satu pertandingan sisa lebih banyak dibandingkan Madura United. Ancaman kian nyata jika rival-rival di papan bawah berhasil menambah poin dalam waktu dekat.
Duel melawan tuan rumah Persijap Jepara pada pekan ke-20 Super League, Sabtu (7/2/2026), menjadi momentum krusial yang wajib dimaksimalkan. Pertandingan ini harus menjadi titik balik peningkatan motivasi pemain guna memperbaiki posisi mereka di tangga klasemen. [pin/beq]






