Surabaya (beritajatim.com) – Madura United berhasil mencuri poin dengan menahan imbang tuan rumah Persis Solo dengan skor 2-2. Laga pekan ke-21 Super League 2025/2026 ini berlangsung di Stadion Manahan, Surakarta pada Jumat (13/2/2026) sore.
Laga antara Persis Solo vs Madura United berlangsung dramatis sejak menit awal. Kedua tim tampil hati-hati sambil membaca pola permainan lawan. Tuan rumah sebenarnya berpeluang unggul cepat pada menit ke-10.
Situasi bermula dari sepak pojok yang berujung dugaan pelanggaran Emerson Souza terhadap Roman Paparyga di dalam kotak penalti. Wasit sempat meninjau Video Assistant Referee (VAR) sebelum akhirnya menunjuk titik putih untuk Persis Solo.
Roman Paparyga yang dipercaya sebagai eksekutor gagal memaksimalkan peluang emas tersebut. Sepakan mendatarnya mampu ditebak dengan sempurna oleh Dicky Indrayana. Bola berhasil diamankan kiper Madura United itu.
Kegagalan penalti itu memengaruhi mental tuan rumah. Lima menit berselang, Paparyga kembali mendapatkan peluang, namun sepakannya hanya membentur tiang gawang.
Justru Madura United yang lebih efektif memanfaatkan momentum. Pada menit ke-29, pelanggaran Althaf Indie terhadap Iran Junior di area terlarang membuat wasit kembali menunjuk titik putih, kali ini untuk tim tamu.
Junior Brandao yang maju sebagai algojo tampil tenang. Pada menit ke-32, ia sukses memperdaya Vukasin Vranes dan membawa Madura United unggul 1-0.
Persis Solo merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Upaya mereka membuahkan hasil menjelang turun minum. Berawal dari sepak pojok Andrei Alba, Roman Paparyga menebus kegagalannya lewat tandukan tajam pada menit ke-42.
Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, Persis Solo langsung mengambil inisiatif serangan. Namun Madura United beberapa kali melancarkan serangan balik berbahaya yang membuat lini pertahanan tuan rumah bekerja keras.
Peluang sempat tercipta melalui tendangan bebas pada menit ke-47 setelah kontak antara Dusan Mijic dan Taufik Hidayat. Namun eksekusi bola mati belum membuahkan hasil.
Persis Solo kembali memperoleh kesempatan lewat tendangan bebas pada menit ke-62 menyusul pelanggaran Mendonca terhadap Abu Kamara. Sayangnya, eksekusi Maricic melambung di atas mistar.
Gol kedua Madura United lahir pada menit ke-65. Situasi sepak pojok menciptakan kemelut di depan gawang Persis Solo. Mendonca yang berdiri bebas menyambar bola muntah dan mengubah skor menjadi 2-1 untuk tim tamu.
Keunggulan tersebut membuat Madura United semakin percaya diri. Pada menit ke-72, kapten Persis Solo Andrei Alba sempat diganjar kartu merah usai melanggar Iran Junior. Namun setelah peninjauan VAR, keputusan diubah menjadi kartu kuning.
Memasuki menit-menit akhir, tekanan Persis Solo semakin intens. Peluang demi peluang tercipta, termasuk melalui sepak pojok dan tendangan bebas.
Drama terjadi pada menit ke-90+2. Dalam situasi kemelut di depan gawang Madura United, Dusan Mijic memanfaatkan bola rebound ketiga saat kiper sudah terjatuh. Sepakannya tak mampu dibendung dan mengubah skor menjadi 2-2.
Persis Solo masih berupaya membalikkan keadaan di sisa waktu tambahan. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor imbang 2-2 tetap bertahan. (faw/but)






