Pamekasan (beritajatim.com) – Pelatih Madura United FC, Mauricio Souza mengakui kekalahan timnya dari Bali United FC, pada pekan ke-20 Liga 1 di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) Madura, Kamis (23/11/2023).
Pada laga tersebut, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab kembali gagal mengamankan poin pasca menyerah 1-2 saat menjamu Serdadu Tridatu di kandang.
Kekalahan tersebut sekaligus memperpanjang rentetan hasil minor tim kebanggaan suporter Madura Bersatu, khususnya dalam enam laga terakhir kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah, Liga 1.
“Sebenarnya kita sudah bermain baik dan mampu memberikan tekanan kepada Bali United, bahkan para pemain juga mampu menerapkan strategi yang kita inginkan,” kata Mauricio Souza.
Baca Juga: Bali United Membuat Madura United Makin Menderita
Hal tersebut terbukti saat timnya mampu mengakhiri babak pertama dengan skor imbang 1-1. “Pada babak kedua, penampilan kita sebenarnya cukup baik, namun ada kesalahpahaman saat menjaga pemain dan akhirnya lawan bisa mencetak gol,” ungkapnya.
“Artinya pada laga ini kita sudah tampil cukup baik, hanya saja keberuntungan lebih berpihak pada tim lawan, dan kita mengakui atas kekalahan ini, dan kedepan harus lebih baik,” pungkasnya.
Sebenarnya Madura United sempat unggul 1-0 pada menit 16′ berkat gol Junior Brandão meneruskan umpan matang Malik Risaldi. Namun gol tersebut akhirnya disamakan Muhammad Rahmat pada menit 21′.
Namun Dewi Fortuna justru berpihak pada tim tamu, Irfan Jaya sukses merubah skor untuk Bali United dan mengurungkan ambisi Madura United pada menit 55′. Irfan Jaya mencetak gol meneruskan assist Eber Bessa, dan membawa timnya unggul 1-2 dari tim tuan rumah. [pin/kun]






