Gresik (beritajatim.com) – Lulusan Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) dibekali dengan sertifikasi keahlian. Hal ini ditegaskan Rektor UISI Prof Herman Sasongko saat melepas wisudawan.
“Sertifikasi keahlian ini penting mengingat tantangan di dunia kerja sangat kompleks. Untuk itu, dibutuhkan penguasaan teknologi, skill komunikasi dan kreatifitas,” ujar Herman Sasongko, Minggu (24/9/2023).
Ia menambahkan, ada 30% dari total wisudawan yakni 137 mahasiswa yang mendapat sertifikasi keahlian dari 383 mahasiswa yang diwisuda. “Total 383 mahasiswa lulus dari 10 program studi dengan lama studi rata-rata 8,5 semester dan IPK 3.44. Tahun ini UISI kembali melepas mahasiswa berprestasi dari 10 program studi yang ada,” imbuhnya.
Dengan total 51% wisudawan yang mendapat gelar cumlaude. lanjut Herman Sasongko, ini membuktikan kampus yang dipimpinnya sukses melahirkan mahasiswa yang berprestasi, telah bekerja maupun berwirausaha
“Sebagian besar UISI telah mencetak prestasi baik dalam program magang bersertifikat yang diikuti, maupun para wisudawan yang telah memiliki pekerjaan dan berwirausaha,” ujarnya.
BACA JUGA:
462 Maba UISI Orientasi Kampus di Eks Pabrik Semen Gresik
Herman mengatakan, dari lulusan itu ada 127 wisudawan tahun ini telah bekerja dan berwirausaha, beberapa diantaranya tercatat bekerja di sejumlah perusahaan. Di antaranya Bank Mandiri, Semen Indonesia, Pupuk Indonesia, dan masih banyak lainnya.
Sedangkan sebanyak 53 wisudawan tahun ini tercatat mengikuti magang bersertifikat di beberapa perusahaan ternama seperti PT Terminal Teluk Lamong, PT Bank Jatim, PT Petrokimia Gresik.
“Pencapaian ini patut diberikan apresiasi mengingat bahwa selama masa belajarnya, mereka mampu menerapkannya hingga bisa mencapai pencapaian baru sebelum lulus,” tandas Herman Sasongko. [dny/suf]






