Jakarta (beritajatim.com) – Gara-gara Lulinha yang gagal mencetak gol dari eksekusi penalti, Madura United dipaksa bermain imbang 0-0 lawan PSBS Biak. Laga pekan ketujuh Super League 2025/2026 ini digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman pada Kamis (25/9/2025) malam.
Babak Pertama
Begitu peluit kick-off dibunyikan, Madura United langsung mengambil inisiatif menyerang. Di menit keempat, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu mendapat peluang emas, namun tembakan ke arah gawang masih bisa diamankan dengan baik oleh kiper PSBS Biak, Kadu.
PSBS Biak tak tinggal diam. Meski lebih banyak ditekan, mereka juga mencoba keluar menyerang dan memberikan perlawanan sengit. Sayangnya, serangan mereka pada menit ke-12 belum mampu menembus pertahanan Madura United.
Madura United terus menggempur lini belakang lawan. Pada menit ke-16, Aji Kusuma mengirimkan umpan matang ke kotak penalti, namun sundulan Lulinha masih melenceng dari sasaran. Dua menit berselang, Lulinha kembali mendapat peluang emas, namun tendangannya malah membentur mistar gawang dan memantul ke pelukan Kadu.
PSBS Biak sempat menciptakan peluang lewat situasi bola mati di menit ke-22, tapi eksekusi sepak pojok tidak membuahkan hasil.
Sementara Madura United terus mendominasi, dengan beberapa peluang yang datang dari Mendonca dan Lulinha, termasuk serangan berbahaya di menit ke-36 dan 37, namun semuanya belum berbuah gol.
Menjelang akhir babak pertama, tekanan Madura United semakin menjadi. Mereka mendapat tendangan bebas di menit ke-41 dan peluang lain di menit ke-43, tetapi penyelesaian akhir masih belum maksimal. Penjaga gawang PSBS Biak, Kadu, tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan penting.
Hingga wasit meniup peluit tanda istirahat, skor tetap imbang tanpa gol. Babak pertama ditutup dengan skor imbang tanpa gol.
Babak Kedua
Paruh kedua diawali dengan perubahan komposisi pemain yang dilakukan kedua tim. Madura United memasukkan Taufik Hidayat. Sedangkan PSBS menurunkan Heri Susanto dan Iqbal Perdana Putra.
Hanya saja, pergantian pemain yang dilakukan oleh kedua tim, tidak membuat permainan mereka banyak berubah. PSBS dan Madura United sama-sama kesulitan mencetak gol hingga 20 menit babak kedua berjalan.
Madura United mendapatkan kesempatan emas melalui penalti pada menit ke-71. Hadiah penalti itu diberikan setelah wasit menilai Lulinha dijatuhkan di kotak terlarang.
Sayang, Lulinha yang ditunjuk sebagai eksekutor gagal memanfaatkan kesempatan apik itu. Tembakannya pada menit ke-75, melambung jauh di atas mistar gawang PSBS yang dijaga Kadu.
Kesempatan terbaik PSBS tercipta pada menit ke-81. Berawal dari umpan pendek Luquinhas, bola disambut tembakan first time Mohcine Hassan Nader. Sayang bola masih melebar di kiri gawang Madura United.
Tak ada gol yang tercipta hingga berakhirnya pertandingan ini. PSBS menahan imbang Madura United dengan skor 0-0. (faw/kun)






