Ponorogo (beritajatim.com) – Memasuki H+4 Idulfitri 1443 H, arus balik pemudik mulai terlihat di kawasan Terminal Tipe A Seloaji Ponorogo. Terjadi lonjakan penumpang baik bus antar kota antar provinsi (AKAP) maupun bus antar kota dalam provinsi (AKDP).
Para pemudik mulai kembali ke perantauan mereka. Tetapi meskipun terjadi lonjakan penumpang, jumlahnya belum signifikan
“Setelah merayakan Idulfitri, orang-orang yang sebelumnya pulang kampung ke Ponorogo, kini sudah terlihat mulai balik lagi,” kata Kepala Satuan Pelaksana Terminal Tipe A Seloaji, Eko Hadi Prasetyo, Jumat (6/5/2022).
Ratusan hingga ribuan penumpang mulai memadati area pemberangkatan bus di Terminal Ponorogo. Kondisi demikian, kata Eko sudah mulai terlihat sejak H+1 Lebaran.
“Arus balik ini sebenarnya sudah terpantau sejak H+1 lebaran Idulfitri lalu namun jumlahnya belum signifikan,” katanya.
Kebanyakan warga yang berangkat ini merupakan penumpang bus AKDP meski untuk bus AKAP juga mengalami peningkatan jumlah penumpang. Data Terminal Seloaji tercatat sekitar 3.900 penumpang bus AKDP meninggalkan Ponorogo di H+3 Lebaran.
“Sampai saat ini, arus balik yang paling banyak penumpang bus AKDP. Hari kemarin mencapai 3.900 orang,” ungkapnya.
Meski lonjakan penumpang sudah terlihat mulai H+1 Lebaran, jumlahnya belum merupakan puncak arus balik. Tingkat lonjakan, kata Eko, baru di angka 25 persen pada Kamis kemarin.
[berita-terkait number=”1″ tag=”arus-balik”]
“Prediksi kita puncak arus balik terjadi pada besok hari Sabtu itu (7/5/2022),” katanya.
Lebih lanjut, Eko mengatakan dibolehkannya mudik setelah dua tahun dilarang menjadi alasan masyarakat tidak segera kembali ke perantauan. Masih banyak masyarakat yang ingin menikmati liburan di kampung halaman.
“Ibaratnya menuntaskan kangen dengan keluarga di sini, jadi memanfaatkan hari libur yang cukup panjang ini, untuk berkumpul dengan keluarga yang berada di desa,” pungkasnya. (end/beq)






