Ponorogo (beritajatim.com) – Akses jalur lingkar di kawasan Telaga Ngebel, Ponorogo, lumpuh total, setelah tertutup material tanah longsor pada Senin (30/3/2026) petang. Longsor terjadi di sisi barat telaga, tepatnya di Dukuh Nglingi, Desa Ngebel, yang mengakibatkan seluruh badan jalan tidak bisa dilalui kendaraan. Kondisi ini memaksa petugas melakukan penutupan jalur demi keselamatan pengguna jalan.
Peristiwa longsor tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, setelah sebelumnya kawasan Telaga Ngebel diguyur hujan deras sejak sore hari. Intensitas hujan yang tinggi diduga menjadi pemicu utama amblesnya tebing di sekitar jalur lingkar telaga. Material tanah yang turun langsung menutup akses utama di kawasan wisata tersebut.
Kapolsek Ngebel AKP Nuryadi mengatakan, pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat. Petugas jaga dan piket segera menuju lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus melakukan langkah penanganan awal.
“Setelah kemarin kami cek, benar terjadi tanah longsor di bagian barat lingkar Telaga Ngebel yang menutup seluruh badan jalan,” kata AKP Nuryadi, Selasa (31/3/2026).
Sebagai langkah darurat, petugas langsung menutup jalur menuju sisi barat telaga untuk mencegah risiko kecelakaan. Arus lalu lintas kemudian dialihkan dengan sistem satu jalur menuju area dermaga. Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan sejumlah instansi terkait untuk percepatan penanganan.
“Petugas sudah melakukan penutupan jalur, pengalihan arus, serta berkoordinasi dengan BPBD, TNI, dan pihak kecamatan untuk penanganan lebih lanjut,” ungkap AKP Nuryadi.
Tidak hanya itu, pihak kepolisian juga menginformasikan kepada masyarakat terkait pemanfaatan material tanah longsor. Warga yang membutuhkan diperbolehkan mengambil tanah tersebut guna membantu proses pembersihan sekaligus mempercepat normalisasi jalur.
Pnanganan akan dilakukan secara maksimal melalui kerja bakti bersama pada hari ini. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan kondisi tanah yang masih labil serta potensi longsor susulan, terutama karena hujan masih mengguyur kawasan tersebut hingga malam hari kemarin.
“Memang evakuasi sengaja dilakukan hari ini, selain faktor keamanan, juga memudahkan jika diperlukan alat berat maupun kendaraan pengangkut,” pungkas AKP Nuryadi.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi jalur lingkar Telaga Ngebel di sisi barat masih ditutup sementara dan evakuasi masih berlangsung. Pengguna jalan dan wisatawan diimbau untuk tetap waspada serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama. [end/aje]






