Jakarta (beritajatim.com) – PSSI meminta Timnas Indonesia U-17 tidak berpuas diri usai kemenangan 4-1 atas Yaman dalam lanjutan Grup C Piala Asia U-17 2025 di Jeddah, Arab Saudi.
Meski sudah lolos ke Piala Dunia U-17 2025 di Qatar, Timnas U-17 diingatkan jika perjuangan belum selesai.
“Perjalanan masih panjang. Kita tidak boleh lengah. Fisik dan mental harus tetap dijaga agar mampu menghadapi lawan-lawan berat di babak selanjutnya,” ujar Ketua Umum PSSI Erick Thohir dalam pernyataan resminya, Selasa (8/4/2025).
Indonesia kini telah mengoleksi enam poin setelah sebelumnya juga mengalahkan Korea Selatan 1-0. Dengan hasil ini, Garuda Muda mengukir sejarah sebagai tim Asia keempat yang lolos ke Piala Dunia U-17 2025, menyusul Qatar, Arab Saudi, dan Uzbekistan.
Namun bagi Erick, pencapaian ini bukan akhir, melainkan awal dari perjuangan yang lebih besar. Ia mengapresiasi kerja keras pelatih Nova Arianto, para pemain, dan seluruh pihak yang terlibat.
“Tanpa dukungan semua pihak, hasil seperti ini tidak mungkin tercapai,” jelasnya.
Ini adalah penampilan kedua Indonesia di ajang Piala Dunia U-17, setelah edisi 2023 saat menjadi tuan rumah. Namun, kali ini terasa lebih istimewa karena diraih lewat jalur kompetisi yang ketat.
Selanjutnya, Indonesia akan menghadapi Afghanistan di pertandingan terakhir grup. Hasil positif akan semakin mengokohkan langkah Garuda Muda menuju misi menjadi juara Asia. [faw/aje]






