Mojokerto (beritajatim.com) – Pasca kejadian kecelakaan Kereta Api (KA) Sancaka dengan truk trailer nopol B 9638 FEH muat mobil, Satlantas Polres Mojokerto menutup jalur perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Dusun Damarsi, Desa Kepuhanyar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.
Kasat Lantas Mojokerto, AKP Muhammad Bayu Agustyan mengatakan, pasca evakuasi berhasil dilakukan dan KA Sancaka dengan nomor lokomotif CC 2040301 jurusan Jogjakarta – Surabaya kembali normal, jalur lokasi kecelakaan dilakukan penutupan untuk menghindari terjadinya kendaraan besar nyakut di rel.
“Untuk lokasi ini, sementara kita amankan dulu satu malam ini tidak ada yang melintas dulu di sini sampai dengan besok. Kita pastikan bahwa tidak ada kendaraan besar untuk melintasi jalur kereta api. Untuk kereta tetap berjalan, yang kita sterilkan adalah kendaraan yang lalu lalang melintasi jalur ini,” ungkapnya, Jumat (27/1/2023).
[berita-terkait number=”3″ tag=”kecelakaan-ka-mojokerto”]
Pertimbangkannya, masih kata Kasat, dikhawatirkan masih ada pengendara ataupun sopir truk trailer yang akan melintasi lagi jalur tersebut. Sehingga pihaknya melakukan penutupan sementara sembari membenahi rambu-rambu. Pihaknya menegaskan, tidak ada kendaraan terbesar melintasi jalur tersebut.
“Besok (hari ini, red), tidak ada lagi kendaraan besar melintas jalur ini. Kita akan koordinasi dengan Kota (Satlantas Polresta Mojokerto). Besok (hari ini, red), sudah tidak ada kendaraan dari Sekar Putih masuk ke jalur ini. Untuk yang sudah antre, kita pukul mundur supaya mereka bisa memutar,” ujarnya. [tin/ted]






