Surabaya (beritajatim.com) – Indonesia kembali mengibarkan bendera Merah Putih di kancah internasional melalui Perguruan Silat Nasional (PSN) Perisai Putih. Dalam ajang International Martial Arts Contest (IMAC) 2025 di Chungju, Korea Selatan, 11–15 September 2025, Perisai Putih tampil gemilang sebagai Juara Umum dengan raihan dua medali emas dan satu perunggu.
Dukungan penuh datang dari Lita Machfud Arifin, Anggota Komisi X DPR RI. Melalui perjuangannya, Lita mendorong Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk memfasilitasi keberangkatan Perisai Putih agar dapat berkompetisi di ajang internasional ini.
“Sudah menjadi tugas saya memperjuangkan organisasi yang berada di bawah kementerian mitra Komisi X. Pencak silat adalah warisan budaya bangsa, dan kita wajib hadir di panggung dunia,” tegas Lita, Selasa (23/9/2025).
Atas dukungan dan perhatiannya, Presiden World Martial Arts Union (WoMAU) memberikan penghargaan khusus kepada Lita Machfud Arifin. Penghargaan ini menjadi simbol apresiasi atas kontribusinya yang membuka jalan bagi atlet pencak silat Indonesia untuk meraih prestasi.
Raihan prestasi Perisai Putih di IMAC 2025 antara lain:
• Emas Tunggal Putra Tangan Kosong: M. Rusyibihan Baqli
• Emas Nomor Bersenjata: David Akbar Putra Pratama
• Perunggu Tunggal Putri: Silvia Saputri
• Harapan 1 Kategori Beregu
Yayuk Sugeng, Sekretaris Umum PSN Perisai Putih sekaligus Vice President WoMAU, menyampaikan rasa terima kasihnya atas peran Lita. Menurutnya, keberangkatan tim Perisai Putih tidak akan berjalan lancar tanpa dukungan politik dan perhatian dari wakil rakyat.
“Perjuangan Lita Machfud Arifin sangat berarti. Tanpa dorongan beliau, keberangkatan ke Korea bisa saja terhambat. Prestasi ini adalah bukti sinergi antara dunia politik dan olahraga,” ujarnya.
Keberhasilan ini tidak hanya mengangkat nama PSN Perisai Putih, tetapi juga menegaskan pentingnya dukungan pemerintah dan wakil rakyat dalam melestarikan budaya bangsa.
Lita berharap prestasi ini menjadi momentum kebangkitan pencak silat sebagai olahraga tradisional yang mampu bersaing di panggung dunia.
“Prestasi ini bukan hanya milik Perisai Putih, tetapi kebanggaan seluruh bangsa Indonesia. Saya berharap pemerintah terus memberikan dukungan agar pencak silat semakin mendunia,” pungkas Lita. [asg/ian]






