Surabaya (beritajatim.com) – Carlo Ancelotti atau akrab disapa Don Carlo merupakan salah satu pelatih tersukses dalam sejarah sepak bola. Meski belum pernah melatih tim nasional, Ancelotti selalu menangani tim-tim elite di Liga Top Eropa.
Pelatih berpaspor Italia yang kini berusia 62 tahun itu telah mengemas total 21 trofi. Jumlah trofi itu termasuk tiga edisi Liga Champions, gelar juara Liga di Italia, Liga Prancis, Liga Inggris, dua Piala Dunia Antar klub. Terbaru, Don Carlo sukses menggondol Piala Super Spanyol.
Berkat jumlah pengalaman dan jam terbang tinggi itu. Rupanya baru-baru ini UEFA melayangkan peringatan kepada Ancelotti bahwa Don Carlo terancam tidak dapat mendampingi timnya saat ini.
Hal ini disebabkan karena sertifikat kepelatihan Carlo Ancelotti yang sudah kadaluarsa sejak 31 Desember 2021 lalu. Dilansir menurut laporan dari Corriere dello Sport, via Football Italia sehingga harus memperbaharui lisensi tersebut.
Oleh sebab itu, UEFA selaku otoritas tertinggi sepak bola Eropa, mengirimkan surat peringatan kepada Carlo Ancelotti. Don Carlo wajib mengikuti ujian lagi sehingga bisa mendapatkan pembaruan sertifikat kepelatihan terbaru.
Ancelotti kini melatih Real Madrid tanpa memiliki lisensi pelatih. UEFA menyebut jika Ancelotti tidak diperkenankan mendampingi Real Madrid secara resmi hingga lulus ujian perpanjangan lisensi tersebut.
Tentu ini akan menjadi masalah tersendiri bagi kubu Real Madrid. Pasalnya anak asuh Ancelotti harus berjuang dalam beberapa kompetisi di sisa musim ini.
Los Blancos harus bertemu lawan berat, yakni Paris Saint-Germain di Liga Champions Eropa. Real Madrid juga melaju jauh pada ajang Copa del Rey 2021-2022.
Hingga saat ini, Real Madrid telah mencapai babak perempat final. Real Madrid akan bertanding melawan Athletic Club. Los Blancos bertindak sebagai tim tamu dengan bertandang ke kandang Athletic Club, Stadion San Mames, Kamis (3/2) waktu setempat.
Kendati demikian, permintaan dari UEFA itu dijawab langsung oleh Federasi Sepak Bola Spanyol atau RFEF. Pihak RFEF tidak setuju atas permintaan UEFA terkait ujian perpanjangan lisensi bagi Carlo Ancelotti.
Otoritas tertinggi sepak bola Spanyol tersebut menilai jika Don Carlo tidak seharusnya mengikuti ujian perpanjangan lisensi. Hal itu karena kesuksesan Ancelotti sebagai pelatih sudah cukup untuk langsung memperpanjang lisensi sebagai pelatih. [dan/esd]






