Bojonegoro (beritajatim.com) – Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro Cantika Wahono mendorong optimalisasi penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan kesehatan keluarga.
Hal tersebut disampaikan Cantika Wahono saat menghadiri workshop yang membahas optimalisasi KTR dan perlindungan kesehatan keluarga di Kabupaten Bojonegoro.
Menurut Cantika Wahono, penerapan KTR menjadi salah satu langkah penting untuk menciptakan lingkungan yang sehat sekaligus melindungi masyarakat dari paparan asap rokok, terutama anak-anak dan anggota keluarga yang tidak merokok.
Ia menilai upaya menciptakan lingkungan sehat harus dimulai dari keluarga. Sebab, keluarga menjadi lingkungan pertama dalam membentuk kebiasaan dan perilaku hidup sehat.
“Kita ingin perlindungan kesehatan keluarga ini dimulai dari lingkungan terdekat, yaitu keluarga. Karena itu, penerapan Kawasan Tanpa Rokok perlu terus diperkuat,” kata Cantika Wahono. Kamis (1/10/2026).
Istri dari Bupati Bojonegoro itu mengatakan, edukasi kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam mendorong keberhasilan penerapan KTR. Untuk itu, kader TP PKK diharapkan ikut berperan dalam menyampaikan pemahaman mengenai pentingnya lingkungan bebas asap rokok.
Selain KTR, TP PKK Bojonegoro juga mendorong penguatan berbagai program yang berkaitan dengan kesehatan keluarga. Peran kader di tingkat desa dinilai penting untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan program kesehatan tidak hanya bergantung pada pemerintah. Keterlibatan keluarga dan masyarakat diperlukan agar berbagai upaya perlindungan kesehatan dapat berjalan secara berkelanjutan.
“Peran kader sangat penting untuk memberikan edukasi dan mengajak masyarakat bersama-sama menciptakan lingkungan yang sehat,” ujarnya.
Melalui workshop tersebut, TP PKK Bojonegoro berharap pemahaman mengenai KTR semakin kuat dan dapat diterapkan di berbagai lingkungan masyarakat. “Upaya ini diharapkan turut mendukung terciptanya keluarga yang sehat serta lingkungan yang lebih aman dari paparan asap rokok di Kabupaten Bojonegoro,” pungkasnya. (fif/kun)






