Bojonegoro (beritajatim.com) – Hujan lebat disertai angin kencang melanda sejumlah kawasan di Kabupaten Bojonegoro. Memasuki pergantian musim seperti saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat telah mengimbau kepada warga agar lebih waspada.
Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang yang terjadi kemarin sore diantaranya menyebabkan lima rumah warga di Desa Sumberagung, Kecamatan Ngraho rusak. Kerusakan terjadi dari yang ringan hingga rusak berat. Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bojonegoro Ardhian Orianto mengatakan, hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang yang mengakibatkan sejumlah rumah warga rusak diperkirakan sekitar satu jam. Fenomena angin kencang disertai hujan dengan intensitas tinggi merupakan salah satu fenomena pergantian musim.
“Hujan disertai angin kencang itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, kemarin. Untuk saat ini sudah dilakukan gotong royong membersihkan rumah warga yang terdampak angin kencang,” ujarnya, Senin (18/10/2021).
Tim BPBD juga melakukan asessment dan menyerahkan bantuan satu paket sembako dan satu terpal kepada masing-masih rumah warga yang terdampak untuk kebutuhan mendesak.
[berita-terkait number=”4″ tag=”bojonegoro”]
Rumah warga yang rusak akibat bencana angin kencang dengan disertai hujan intensitas tinggi di Desa Sumberagung Kecamatan Ngraho yakni,
1. Rumah ukuran 6 m X 12 m terbuat dari kayu jati dan bambu Rusak Berat. Taksir kerugian sekitar Rp30 juta. Pemilik rumah Ribut Riyanto, asal Dusun Welang RT 21 RW 07 Desa Sumberagung Kec. Ngraho.
2. Teras Rumah ukuran 2,5 m X 11 m rusak dengan taksir Kerugian senilai Rp10 juta. Pemilik rumah, Ahmad Efendi asal Dusun Welang RT 21 RW 07 Desa Sumberagung Kecamatan Ngraho.
3. Genteng dan esbes rumah rusak dengan taksir kerugian Rp6 juta. Pemilik rumah Saeri, asal Dusun Welang RT 21 RW 07 Desa Sumberagung Kecamatan Ngraho.
4. Teras Rumah ukuran 5 m X 12 m rusak milik Kasrin warga Dusun Begodo RT 13 RW 04 Desa Sumberagung Kecamatan Ngraho, dengan taksir kerugian Rp15 juta.
5. Rumah rusak bagian atap milik Hamdani warga Dusun Begodo RT 15 RW 04 Desa Sumberagung Kecamatan Ngraho dengan taksir kerugian Rp5 juta. [lus/but]






