Surabaya (beritajatim.com) – Nomor 13 sudah secara luas dikenal sebagai angka sial. Banyak mitos dan kepercayaan di masyarakat yang meyakini bahwa angka ini bisa menghadirkan petaka dan kesialan.
Mitos tersebut pun banyak dipercayai bahkan di sepakbola profesional. Banyak pemain yang tidak mau dan menghindari penggunaan nomor tersebut. Bahkan, tim seperti Arsenal dan Liverpool sudah mempensiunkan nomor 13 dari penggunaan bagi premain.
Namun, ada beberapa pemain yang memilih untuk melawan mitos dan kepercayaan tersebut. Siapa saja para legenda sepakbola yang semasa bermain mengenakan nomor sial 13 tersebut?
Michael Ballack
Gelandang yang pernah menjadi andalan lini tengah tim nasional Jerman ini memang sangat lekat dengan nomor 13. Sepanjang karirnya membela Leverkusen, Bayern Munich, Chelsea dan Timnas Jerman, ia selalu mengenakan nomor punggung 13.
Ballack tidak mengenakan nomor punggung 13 hanya di masa-masa awal karir ketika masih membela Kaiserslautern. Pemain yang identik dengtan tendangan gledeknya ini memilih nomor punggung 13 karena permintaan dari Rudi Voller, pemain legendaris Jerman yang juga pernah membela Leverkusen.
Maicon
Pemain asal Brasil ini adalah salah satu pemain terbaik yang berposisi sebagai full back. Bukan hanya kokoh dalam pertahanan, Maicon juga sering membantu penyerangan dan bahkan berkali-kali mencetak gol.
Selama masa karir terbaiknya bersama Inter Milan, Maicon selalu mengenakan nomor punggung 13. Bersama Maicon pula lah, dahaga Inter Milan mendapatkan Trofi Liga Champions setelah 44 tahun, terbayarkan. Bahkan di musim 2009-2010 itu, Inter di bawah asuhan Mourinho berhasil mendapatkan treble winner.
Alessandro Nesta
Sepuluh musim bermain di AC Milan, Nesta selalu mengenakan nomor punggung 13. Di masa bermainnya tersebut, Nesta termasuk pemain bertahan yang paling ditakuti dan sulit ditembus. Duetnya bersama Maldini merupakan salah satu duet center back terbaik yang pernah ada.
Meski mengenakan nomor punggung pembawa sial, Nesta tetap bisa memenangkan banyak trofi baik bersama Milan maupun Itali.
Eusebio
Sebelum kehadiran Cristiano Ronaldo, Eusebio adalah pemain bintang terbesar Portugal. Pemain kelahiran Mozambik ini mengenakan nomor punggung 13 bersama Timnas Portugal di tahun 1966.
Ketika itu ia berhasil membawa Portugal melaju hingga posisi 3 di Piala Dunia tahun tersebut. Pencapaian terbaik Portugal di Piala Dunia hingga hari ini. Tak hanya membawa Portugal berhasil melaju jauh, Eusebio juga berhasil menjadi top skorer Piala Dunia dengan torehan 9 gol.
Gerd Muller
Striker leegendaris Timnas Jerman ini merupakan bomber paling produktif ketika itu. Tiap musimnya, ia bisa mencetak lebih dari 30 gol. Rasio golnya sama dengan yang berhasil dicatatkan oleh Messi dan Ronaldo di masa-masa jayanya.
Ketika Jerman menjadi juara Piala Dunia tahun 1974, Muller mengenakan nomor punggung 13. Ia pun berhasil mencetak gol kemenangan di final melawan Belanda. [tur/bjo]






